Suara.com - Tersebar di media sosial aksi para bocah yang berkeliaran di tengah jalan raya. Aksi para bocah ini sampai membuat truk tronton menabrak truk lain yang berada di depannya.
Video yang merekam kejadian ini direkam oleh seorang pria yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Video rekamannya kemudian diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Kamis (07/07/22).
Dalam video yang diunggah, terlihat momen sekelompok bocah yang sedang berada di pinggir jalan raya. Beberapa bocah tersebut tampak sedang bertelanjang dada.
Melalui video ini dapat dilihat bahwa kendaraan yang melaju di jalan raya ini didominasi oleh truk-truk besar. Ada pula pengendara sepeda motor.
Tak lama setelah hanya berdiri di pinggir jalan raya, sejumlah lima bocah terlihat berjalan ke tengah jalan raya. Beberapa dari bocah tersebut juga tampak asyik berdiri di tengah jalan sambil berjoget.
Para bocah tersebut terlihat menghadang truk tronton yang melaju. Melihat adanya bocah yang berdiri di tengah jalan, sopir truk tersebut mengerem kendaraannya yang mengakibatkan truk di belakangnya menabraknya.
Sopir truk tronton yang melaju di belakang kendaraan yang dihadang oleh para bocah ini tak berhasil menghindari truk yang berhenti mendadak. Akhirnya terjadilah peristiwa tabrakan tersebut.
Saat kejadian, terdengar bunyi klakson panjangnya yang dibunyikan oleh sopir truk.
Terdengar pula bunyi hantaman yang begitu keras saat truk menabrak badan truk di depannya.
Bagian depan truk yang menabrak ini terlihat rusak parah karena membentur bagian badan belakang truk yang ditabraknya.
Pada video ini, juga terekam momen ketika para bocah yang berlari menyingkir dari tengah jalan raya, setelah kejadian truk yang menabrak truk lainnya.
Dengan beredarnya video ini, banyak warganet yang mengecam aksi berbahaya dari para bocah ini.
"Bocah gob***," kata warganet.
"Bocah nyusahin orang aja. Yang ngerekam juga gob***," terang warganet.
"Sopirnya gob***, kenapa direm sih? Udah gas aja, lindes aja kalau perlu," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Geger Suami Bantai Istri dan Anaknya Sendiri, Mayat Diletakkan di Teras Rumah Kosong
-
Diam-diam Bermain Sendiri, Ternyata Begini Ulah Kocak Bocah Kecil di Depan Kulkas
-
Detik-detik Ibu-ibu Tercebur ke Parit Gegara Panggung Konser Dangdut Ambruk, Publik: Kirain Hajatan di Atas Kuburan
-
Miris! Anak Perempuan Usia 6 Tahun Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri
-
Viral Pekerja Tambang Salat di Atas Truk Diduga Gegara Tak Ada Tempat Bersih, Publik Ikut Terharu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus