"Jujur sih bang sedih banget kalau kayak gitu, udah kita korban eh orang sekeliling kayak anggap biasa doang," tulis warganet di kolom komentar.
"Ini nih yang suka bikin luka cewek, saat kita di dzholimin kayak gini orang sekitar situ gada aware bikin korban jadi diam membeku, ketakutan dan bingung sendirian," timpal lainnya.
Lima Hal Perlu Dilakukan Saat Melihat Pelecehan
Saat melihat pelecehan seksual di tempat mum, sebagai saksi perlu bertindak untuk menolong korban dan menghentikan pelaku.
Berikut lima hal yang perlu dilakukan saat melihat pelecehan.
1. Dialihkan
Salah satu cara menghentikan pelecehans eksual adalah dengan cara mengalihkan situas. Anda dapat membantu mengalihkan perhatian agar pelaku berhenti melakukan aksinya dan memberi ruang korban untuk menghindar.
2. Laporkan
Saat melihat pelecehan, coba laporkan pelaku jika memang memungkinkan. Misalnya laporkan ke satpam, guru, atau sopir jika berada di kendaraan umum.
3. Dokumentasi
Rekam kejadian kemudian tunjukkan waktu dan lokasi. Hasil rekaman jangan diunggah di media sosial, namun langsung diserahkan ke korban jika ingin melapor.
Rekaman ini bisa dijadikan sebagai bukti.
4. Menenangkan Korban
Meski geram ke pelaku, sebagai saksi hal yang penting dilakukan adalah menenangkan korban.
5. Menegur
Korban pelecehan seksual sering kali membeku karena terlalu syok. Jadi apabila korban tak berani mengus, maka sebagai saksi Anda bisa melakukan teguran langsung pada pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?