Suara.com - Seorang pria diduga melakukan pelecehan seksual pada perempuan di dalam angkutan umum.
Videonya viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @banjarnahor.
Pada video yang beredar, terlihat pria berkacamata dengan memangku tas dan berjaket biru.
Tangan pria tersebut berada di balik tasnya. Tapi siapa sangka pria tersebut ternyata melakukan pelecehan pada penumpang lain yang merupakan perempuan.
Pada video tersebut, seorang perempuan merekam pria itu dan menunjuk pria tersebut dengan suara bergetar.
"Hati-hati jangan duduk deket-deket dia mbak, sumpah tadi saya duduk di situ, dipegang-pegang mbak, tangannya di balik tas kayak gitu, kurang ajar lo," ujar seorang perempuan dengan suara bergetar.
Pada keteragan video, perempuan tersebut menyatakan bahwa pria berjaket biru itu memasukkan tangan ke jaketnya sendiri untuk memegang payudara korban.
Kondisi angkot sedang penuh, namun saat perempuan itu mengadu penumpang lain tak ada yang memberi tanggapan.
Dalam video tersebut juga ditampilkan bahwa korban telah melaporkan tindakan pria itu ke kantor polisi.
"Ayo bila ada orang dalam kesusahan, kita bantu jangan pada diem apalagi kalau kasusnya di angkutan umum kaya gini," tulis akun Instagram @banjarnahor.
"Yang kenal tag orangnya atau bisa dm, yang bisa bawa orangnya, gua kasih duit 500 ribu. Lokasi di Angkot 44 dari stasiun Tebet ke arah Kuningan," imbuhnya.
Video yang viral di media sosial tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Astaghfirullah, tampangnya baik banget ternyata sikapnya jauh lebih baik teman-teman kita di luar sana yang katanya urakan dan berandalan," komentar warganet.
"Buat sekitar tolong peka jika ada orang yang sedang mengalami pelecehan," imbuh warganet lain.
"Penampilan sangat menipu. Tampak lugu cupu ternyata bejat! Sumpah korban pelecehan kebanyakan shock dan di antaranya enggak bisa melawan hanya mampu diam," tambah lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara