News / Metropolitan
Kamis, 07 Juli 2022 | 17:19 WIB
Kepala Puskesmas Kemaraya Drg Rosdiawati berkoordinasi dengan staf terkait kasus penyerangan di Puskesmas Kemaraya, Kota Kendari. [Foto: Thamrin Dalby/Telisik]

Suara.com - Dua puskesmas yang berada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Puskesmas Kemaraya dan Puskesmas Benu-Benua, diserang orang tak dikenal pada Kamis (7/7/2022).

Penyerangan tersebut diduga bermotifkan ketidakpuasan terhadap pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Kemaraya Drg Rosdiawati mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut.

"Baru kali ini ada kejadian seperti ini, karena selama ini belum pernah terjadi kasus penyerangan atau keributan di Puskesmas Kemaraya, dan mungkin pelaku merasa kecewa dengan pelayanan kami, karena puskesmas adalah salah satu pelayanan umum," katanya seperti dikutip Telisik.id-jaringan Suara.com

Lebih lanjut, Rosdiwati mengemukakan, setelah kejadian penyerangan tersebut akan melakukan evaluasi dan koreksi bagi puskesmas untuk lebih berbenah lagi. Selain itu, ia berjanji bakal meningkatkan mutu pelayanannya.

Peristiwa penyerangan tersebut diketahui terjadi petugas cleaning service Puskesmas Kemaraya. Petugas yang enggan disebutkan namanya tersebut mengaku kaget mendengar suara kaca pecah saat dirinya sedang membersihkan ruangan.

"Saya sedang membersihkan di lantai dua, tiba-tiba saya dengar suara kaca pecah dan langsung lari turun dan ternyata jendela ruang gudang obat kacanya sudah pecah," ungkapnya.

Untuk selanjutnya, kasus penyerangan terhadap puskesmas tersebut saat ini ditangani pihak Polsek Kemaraya yang sudah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Layanan Vaksinasi Booster di Batam Tersedia di Seluruh Puskesmas

Load More