Suara.com - Kisah seorang tunawisma atau gelandangan viral di media sosial. Pasalnya dia tidak meminta uang orang sekitar.
Pria tersebut justru minta agar dibantu bisa bertemu dengan keluarganya yang sudah berpisah selama 20 tahun.
Melansir dari mStar, kisah seorang gelandangan yang biasa dipanggil Pakcil Izani ini dibagikan oleh Pejabat Tata Usaha dan Instruktur Amal Malausia, Ustazah Jocelyn Cheng.
Menurut Cheng dia beremu dengan Pakcil Izani usai melakukan pekerjaannya bersama rekan kerja.
Sekitar pukul 20.00, tiba-tiba dia melihat seorang lelaki tua yang tegeletak di trotoar dekat kantornya.
Di dekat lokasi tersebut ada Warung Makan Sahabat (WMS) yang biasa membagikan makanan gratis ke gelandangan, namun kala itu WMS tutup.
"Kami bersikap sopan dan saya membeli nasi bungkus di warung terdekat karena dia bilang belum makan," imbuhnya.
Menurut Cheng, setelah selesai makan dia dan rekannya mencoba menanyai tentang latar belakang pria tersebut.
Cheng dan rekannya dibuat heran karena gelandangan tersebut tak meminta uang. Dia hanya meminta bantuan untuk bisa menghubungi keluarganya.
Baca Juga: Viral Lagu Sikok Bagi Duo Terindikasi Negatif, Meli Dedi Dites Urine Dan Minta Maaf
"Dia mengatakan ingin kembali ke desa tetapi tidak ada uang dan tidak tahu bagaimana menghubungi keluarganya kerena tak punya uang, dia telah berpisah dengan keluarga selama 20 tahun," ujar Cheng seperti yang dikutip dari mStar.
Saat dimintai keterangan tentang nama desa dan keluarga, pria yang sudah berusia 59 tahun tersebut masih mengingat dengan baik.
"Dia ingat nama desanya, Kampung Jelutong, Jelawat, Kelantan. Dia menulis nama saudara-saudaranya, nomor kartu identitasnya dan kantor polisi terdekat di desa itu," tambahnya.
Tak butuh waktu lama, Cheng dan rekannya langsung mencari keluarga gelandangan tesebut. Mulai dari Facebook hingga kantor polisi dihubungi.
Kemudian dalam waktu 30 menit, ada seorang pria yang menelpon dan memberikan nomor telepon keluarga Pakcik Izani.
Kemudian setelah berbincang dengan keluarga, pada malam yang sama keponakan Pakcik Izani datang untuk menjemputnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?