Suara.com - Tak bisa dipungkiri, setiap orang tua pasti mengharapkan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Termasuk siap menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah yang dinilai terbaik.
Tak jarang upaya ini malah menemui kegagalan dan menimbulkan rasa kecewa di hati para orang tua atau wali murid. Perasaan inilah yang tampak pada video unggahan akun Instagram @admin_igtainment berikut.
Video yang semula diunggah oleh TikTok @ihizapatasik73 itu memperlihatkan penampakan sebuah sekolah yang sangat lengang. "Permainan sekolah yang jahat," seperti itulah keterangan yang tertera pada video, dikutip Suara.com pada Jumat (8/7/2022).
Perekam video lantas mengelillingi sekolah, menunjukkan bahwa bangunan tersebut seolah tak berpenghuni padahal beberapa orang tua dan wali murid sudah datang untuk mempertanyakan alasan anak-anak mereka tidak diterima.
"Ini lingkungan sekolah, para orang tua sedang berjuang untuk anaknya yang (jalur) prestasi tapi nggak ada satu pun guru di sekolah ini," ungkap wanita perekam video.
Ia kemudian tampak menyeberang lapangan basket. "Ada permainan apa nih di sekolah ini, sampai nggak ada gurunya yang keluar?" katanya masih dengan penuh emosi.
"Yuk coba yuk, guru-guru keluar yuk. Para orang tua murid nyariin lho Bu, Pak, guru..." sambungnya. "Sekarang apa-apa viral baru diurus."
Ia lantas bertemu dengan sesama wali murid yang juga berusaha memperjuangkan anaknya. Sama seperti perekam video, ibu ini mengaku anaknya tak diterima setelah mendaftar via jalur prestasi.
Tak disangka, setelahnya malah terjadi drama. Bagaimana tidak? Sebab si perekam video langsung mengejar ibu-ibu lain yang tampak memakai jilbab biru, bahkan menudingnya sebagai mata-mata sekolah.
Baca Juga: Penampakan Shortcut Canggu Dulu Dan Kini, Pemandangan Sawah di Sekeliling Mulai Hilang
Kecurigaannya sendiri bermula lantaran ibu berjilbab biru itu langsung kabur ketika menyadari ia membawa kamera.
"Kok Ibu kabur, Bu? Ibu kok nggak mau ngomong? Ibu tadi ngomongnya nyari panitia PPDB lho. Kok kabur? Ibu guru berarti," cecar perekam video sambil membuntuti ibu dengan ransel itu dari belakang.
"(Saya) nggak mau urusan kayak gitu (pakai kamera)."
"Ya makanya, kalau Ibu nggak mau, Ibu ngaku kalau Ibu guru. Sini kita omongin baik-baik Bu, saya nggak akan share," balas perekam video itu lagi.
Ia terus berusaha mengejar sambil bernegosiasi agar wanita yang ditudingnya sebagai mata-mata guru itu mau berdiskusi dengan para orang tua dan wali murid yang berusaha memperjuangkan anak-anak mereka.
Ia bahkan berjanji akan mematikan kamera dan tidak memviralkan hasil diskusi mereka kalau orang yang ditudingnya mata-mata guru tersebut berkenan berhenti untuk mengobrol.
Berita Terkait
-
Publik Geram Lihat Video Viral Tingkah Bocah di Narogong yang Adang Truk: Dasar Beban Keluarga
-
Potret Angkutan Umum Ini Viral, Warganet: Lihat Video Mual Duluan
-
Viral Jasa Cukur di India Bukan Cuma Melayani Cukur Rambut, Tapi Juga Bulu Ketiak
-
Viral Video Pembubaran Aksi Tolak RKUHP Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Medan
-
Viral Curhatan Perempuan yang Kehilangan Pakaian Dalam, Ternyata Pelaku Sepupunya Sendiri, Digunakan Untuk Onani
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan