Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei soal kondisi penegakan hukum di Indonesia kekinian. Hasilnya, responden lebih banyak yang menyatakan baik dan sangat baik terhadap kondisi penegakan hukum kekinian ketimbang yang tidak baik.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi memaparkan, bahwa responden yang menyatakan sangat baik ada 1,7 persen, kemudian yang menyatakan baik 44,1 persen, yang menyatakan sedang 30,4 persen. Kemudian yang menyatakan buruk 18,4 persen dan yang menyatakan sangat buruk 2,3 persen.
"Jadi lagi-lagi yang mengatakan baik atau sangat baik di bulan Juni itu jauh lebih banyak ketimbang yang mengatakan buruk atau sangat buruk," kata Burhanuddin dalam paparannya secara daring pada Senin (11/7/2022).
Jika dilihat secara tren, Burhanuddin menyampaikan, persepsi publik terhadap penegakan hukum disebut naik. Tren sebelumnya, penilaian terhadap penegakan hukum buruk.
"Nah ini trennya ya, tren menunjukkan sesuatu di sini, penegakkan hukum nasional buruk terutama di tahun 2010 sampai 2015 waktu itu yang mengatakan kondisi penegakkan hukum negatif itu lebih banyak ketimbang yang mengatakan positif," tuturnya.
"Tetapi belakangan mulai meningkat persepsi penegakkan hukum, meskipun sempat turun tajam di bulan April, tapi kembali meningkat di bulan Juni," sambungnya.
Untuk diketahui, survei Indikator Politik ini dilakukan pada periode 16-24 Juni 2024. Jumlah sampel survei ini mencapi 1.200 responden dengan metode multistage random sampling.
Margin of error dalam survei ini +/- 2,9 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur