Suara.com - Tahun baru Islam itu terkait dengan peristiwa penting, yaitu hijrahnya Nabi Muhammad SAW. Lantas, apakah ada doa akhir Tahun Baru Islam yang bisa dipanjatkan ketika pergantian tahun Hijriah 1444 H nanti?
Dikutip dari buku yang berjudul Koreksi Doa & Dzikir antara Sunnah dan Bid'ah karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid, tidak ada satupun dalil dan hadits tentang akhir tahun dengan berdoa. Lalu dari mana munculnya anjuran membaca doa akhir Tahun Baru Islam ini?
Memanjatkan doa akhir tahun termasuk tradisi sufi yang biasa melakukan ibadah khusus, misalnya di musim kemarau atau di musim semi. Bagaimana kita menyikapinya?
Sementara itu, melansir buku yang berjudul Misteri Bulan Suro Perspektif Islam Jawa karya K H Muhammad Solikhin, berdasarkan pesan Ulama Izzuddin Abdussalam as-Syafi'i, seperti dinukil oleh Imam Abu Syamah, pelaksanaan kebaikan itu harus selalu mengikuti syariat Rasulullah SAW.
Sehingga, doa akhir tahun dan awal tahun Islam tentunya bisa diamalkan dengan disertai keyakinan berasal dari hadits Nabi Muhammad SAW.
Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa Tahun Baru Islam 2022 jatuh pada tanggal 1 Muharram 1444 Hijriah bertepatan dengan tanggal 30 Juli 2022.
Doa akhir tahun baru Islam bisa diamalkan untuk menyambut awal tahun baru Islam. Berikut ini adalah bacaan doa akhir tahun baru Islam yang perlu diperhatikan:
Doa Akhir Tahun Baru Islam
Dalam buku yang berjudul Doa Harian Pengetuk Pintu Langit terbitan Quanta, bacaan doa akhir tahun latin Indonesia yang bisa diamalkan adalah sebagai berikut:
Baca Juga: 30 Kata-kata Tahun Baru Islam 2022 untuk Jadi Caption Status Medsos hingga Ucapan
"Allahumma maa 'amiltu min 'amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii 'anhu, wa lam atub minhu, wa halumta fiihaa 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alaa 'uquubatii, wa da'autanii ilat-taubati min ba'di jaraa-atii 'alaa ma'shiyatika. Fa innii istagfartuka, faghfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa'attanii 'alaihitstsawaaba, fa as-aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha' rajaa-ii minka yaa kariim".
Artinya: "Ya Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Engkau larang sementara aku belum sempat bertaubat, perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahan-Mu sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Engkau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Engkau menerima perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Jangan lah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhanku yang Maha Pemurah".
Itulah bacaan doa akhir tahun baru Islam yang bisa diamalkan. Selamat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless