3. Bharada E ternyata sedang isoman saat insiden
Usut punya usut, Bharada E ternyata sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) saat insiden penembakan tersebut terjadi.
Polisi mengungkap bahwa rumah Ferdy Sambo yang menjadi TKP tersebut menjadi rumah singgah untuk isolasi mandiri bagi Bharada E yang usai menjalani tugas di luar kota.
"Maka sama dengan keluarga yang lain, yang bersangkutan juga melakukan isolasi terlebih dahulu sambil menunggu hasil tes PCR yang dia lakukan bersama keluarga yang lain," lanjut Kombes Budhi.
4. Ditemukan luka sayatan pada jasad Brigadir J dan jarinya terputus
Keluarga sempat menemukan luka sayatan yang terdapat di kelopak mata Brigadir J. Tak hanya itu, jari Brigadir J terputus lantaran terkena peluru..
"Disampaikan pula tadi ada peluru yang kena ke jari brigadir J itu sendiri yang kemudian tembus dan mengenai bagian tubuh yang lain," sambung Budhi.
Luka sayatan yang ditemukan pada jasad Brigadir J diklaim oleh pihak kepolisian sebagai luka tembakan.
"Bahwa hasil autopsi sementara menjelaskan bahwa memang ada ditemukan 7 buah luka tembak masuk pada kelopak bawah mata kanan, bahwa luka sayatan di kelopak bawah kanan itu adalah luka tembak masuk," jelas Budhi.
5. CCTV di TKP mati
Setelah ditelusuri, kamera pengawas atau CCTV yang mengawasi TKP, yakni kediaman Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan mati lantaran mengalami kerusakan pada decoder perangkat.
"Ya, decoder-nya (rusak)," ungkap Budhi mengkonfirmasi.
Lantaran CCTV rusak sejak 2 pekan sebelum insiden, maka kepolisian tidak dapat menggunakan rekaman sebagai barang bukti guna penyelidikan.
"Kami juga mendapatkan bahwa di rumah tersebut memang kebetulan CCTV-nya rusak sejak dua minggu lalu. sehingga tidak dapat kami dapatkan," lanjut Budhi.
6. Kapolri bentuk tim penyelidik gabungan
Kendati rekaman insiden tidak dapat diperoleh, kepolisian akan melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa enam saksi, dua di antaranya telah disebutkan sebelumnya.
Kepolisian juga akan melibatkan tim penyelidik gabungan yang dibentuk langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Tim gabungan tersebut melibatkan pihak Kompolnas dan Komnas HAM.
"Saya sudah membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Pak Wakapolri," ungkap Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/7/2022).
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Arteria Dahlan Apresiasi Kapolri Tak Buru-buru Nonaktifkan Kadiv Propam Soal Kasus Polisi Tembak Polisi
-
Lihat Terjadinya Penembakan Brigadir J, Psikolog Ungkap Kondisi Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo
-
Sebut Kasus Polisi Tembak Polisi Adalah Tragedi, Arteria Dahlan: Publik Harus Sabar Tak Perlu Berandai-andai
-
Pengamat: Keluarga Brigadir J Perlu Dilibatkan dalam Tim Gabungan Kasus Baku Tembak Rumah Kadiv Propam
-
Siapa Bharada E? Ini Sosok Penembak Brigadir J di Rumah Kadiv Propam
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung