Dua korban kekerasan seksualnya menceritakan peristiwa yang mereka alami ketika diundang di podcast Deddy Corbuzier. Dalam podcast tersebut, salah satu korban mengatakan jika tindakan pelecehan sering terjadi di sekolah yang didirikan Julianto. Dia juga memastikan bahwa masih banyak korban yang sampai saat ini masih takut untuk bersuara.
Sebelum melakukan pelecehan, korban mengaku pelaku lebih dulu memberikan motivasi dengan intens pada para korban. Selang sebulan korban mengaku telah diperkosa Julianto di asrama saat malam hari.
2. Pelaku Sempat Tak Ditahan
Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, pendiri Sekolah Selamat Pagi Indonesia tersebut tidak ditahan dan masih bebas berkeliaran. Hal ini diketahui dari hasil pengakuan korban yang mengatakan jika Julianto memiliki kenalan seorang jenderal sehingga bisa terlepas dari jeratan hukum.
3. Pelaku Akhirnya Ditahan
Pria yang diketahui sebagai motivator sekaligus pendiri Sekolah SPI itu saat ini telah dibawa ke Lapas Lowok Waru Malang. Julianto ditangkap di rumahnya di kawasan Citraland oleh petugas gabungan Kejati Jatim dan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Meski sempat ada penolakan dari pihak keluarga namun palaku akhirnya bisa dibawa petugas.
4. Pelaku Mendekam di Lapas Malang
Terdakwa kasus kekerasan seksual terhadap beberapa siswi di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Julianto Eka Putra (JEP) kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang.
5. Pelaku Dijerat Kasus Baru
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan, jika pihaknya telah menerima limpahan kasus baru di sekolah SPI Kota Batu, Julianto Eka Putra (JEP) dari Polda Bali terkait adanya dugaan kasus eksploitasi ekonomi anak.
6. Diduga Korban Lebih dari 21 Orang
Kombes Dirmanto menyebut hingga saat ini ada 21 orang korban yang melapor dan semua korban merupakan alumni sekolah SPI Kota Batu. Saat ini Polda Jatim juga telah membuka hotline pengaduan, karena para korban yang berani melapor menyakini jika masih banyak korban yang tidak berani mengungkap tindak kekerasan seksual yang dilakukan Julianto.
Itulah tadi penjelasan mengenai sekolah Selamat Pagi Indonesia sekolah apa? Lengkap dengan fakta kasus pelecehan yang dialami oleh 21 korban alumni sekolah SPI.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Polda Jatim Periksa 12 Titik Dugaan Eksploitasi Anak di Sekolah SPI, Amankan Dokumen Daftar Nama Siswa
-
KPPPA Dukung Penegakan Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah SPI
-
Korban Lain Kasus SPI Kota Batu Mulai Buka Suara di Podcast Denny Sumargo, Terungkap Masalah Eksploitasi Ekonomi
-
Peristiwa yang Ramai Kemarin, Syarat 'Good Looking' Masuk UB Malang sampai Update Kasus Pencabulan Sekolah SPI
-
Fakta Terbaru Kasus Pelecehan Seksual di Sekolah SPI Kota Batu, Versi Teman Korban dan Kepala Asrama
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan