Suara.com - Seorang perempuan merasakan mati rasa di tubuhnya usai dia memungut selembar uang kertas di toilet restoran cepat saji.
Melansir dari India Times, seorang perempuan bernama Renne Parson merasakan mati rasa di harus dirawat di rumah sakit usai mengambil uang kertas itu dari lantai di sebuah restoran cepat saji terkemuka.
"Tubuh saya benar-benar mati rasa, saya hampir tidak bisa berbicara dan saya hampir tidak bisa bernapas. Saya berjuang untuk tetap sadar," ujar Parson.
Perempuan itu mengatakan dia sedang mengemudi dengan suaminya yang bernama Justin dan anak-anak.
Mereka melewati Nashville, Tennessee, Amerika kemudian berhenti di restoran cepat saji untuk menumpang ke kamar kecil.
Parson menggendong bayinya yang berusia tiga bulan sambil mengantre untuk menggunakan kamar kecil. Kemudian dia melihat uang kertas di tanah dan mengambilnya tanpa berpikir dua kali.
Begitu dia kembali ke mobilnya, Parson mulai mengalami gejala aneh.
"Tiba-tiba saya merasakannya mulai di bahu saya, rasa itu dengan cepat turun ke tubuh saya dan itu tidak mau berhenti," jelasnya.
Parson meraih lengan suaminya ketika tubuhnya tiba-tiba mati rasa.
Baca Juga: Video Viral Cewek Bule Jalan-jalan Pakai Bikini di Aceh, Warganet: Dia Kira Bali....
"Saya hampir tidak bisa berbicara dan saya hampir tidak bisa bernapas. Saya berjuang untuk tetap terjaga ketika Justin berteriak kepada saya untuk tetap terjaga dan mencoba berbicara dengan 911 dan menemukan Stasiun Pemadam Kebakaran atau Rumah Sakit terdekat," kata Parson.
"Saya pingsan sebelum kami tiba di rumah sakit, tetapi untungnya mereka bekerja hampir secepat yang dilakukan suami saya untuk membawa saya ke sana," tambahnya.
Sang suami juga merasakan gejalan, saat istrinya menyentuhnya. Tapi gejalanya mereda dengan cepat. Parson juga mulai merasa baik-baik saja setelah beberapa jam.
Pasangan itu berspekulasi bahwa dolar itu dicampuri dengan fentanil, sebuah obat golongan analgesik narkotik yang digunakan sebagai obat premedikasi dan obat anestesi umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai