Suara.com - PT Transportasi Jakarta masih belum mau bicara banyak soal kejadian tewasnya seorang wanita bernama Tuti Alawiyah di Halte Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Pihak TransJakarta masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta, Anang Rizkani Noor, mengaku pihaknya bakal kooperatif dengan penyelidikan kepolisian mendalami kasus ini. Saat ini kamera pengawas atau CCTV sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk bisa ditelusuri.
"Kita masih menunggu kabar dan hasil dari penyelidikan yang sudah dilakukan dengan cepat dan baik oleh pihak kepolisian. Kami akan informasikan kembali saat hasil investigasi selesai dilakukan," ujar Anang dalam keterangan tertulis, Minggu (17/7/2022).
Anang juga menyampaikan rasa belasungkawa atas kejadian yang dialami pelanggan TransJakarta itu, sehingga membuat Tuti menghembuskan nafas terakhirnya.
"Transjakarta berbelasubgkawa atas berpulangnya pelanggan korban. Semoga keluarga diberi ketabahan berlimpah," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, perempuan paruh baya bernama Tuti Alawiyah (52) ternyata tewas terlindas bus TransJakarta yang ditumpanginya sendiri. Peristiwa ini terjadi ketika Tuti hendak turun di Halte Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat.
Plh. Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Edi Purwanto menuturkan kronologi kejadian ini. Dia menyebut korban meninggal dunia terlindas ban depan TransJakarta yang dikemudikan sopir berinisial YH.
"Penumpang turun melewati pintu samping kiri pengemudi. Setelah penumpang turun kemudian pengemudi TransJakarta menjalankan kendaraannya kembali, baru sekitar lima meter ternyata penumpang tersebut tertabrak dan terlindas roda depan bus TransJakarta," kata Edi kepada wartawan, Minggu (17/7/2022).
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka parah di bagian tangan dan kepala. Sampai pada akhirnya, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Baca Juga: Tragis, Tuti Tewas Terlindas Bus, Kepalanya Terluka Parah
"TA mengalami luka pada bagian kepala dan tangan kanan patah hingga meninggal dunia di TKP," ungkapnya.
Viral
Peristiwa ini sebelumnya terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta.
Dalam keterangannya disebut terjadi pada Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Perempuan paruh baya tewas terlindas bus TransJakarta di Halte Kramat Sentiong," tulisnya.
Dalam video terlihat kemacetan terjadi cukup parah di sekitar lokasi kejadian. Mobil ambulans juga nampak terlihat berupaya mengevakuasi korban.
Berita Terkait
-
Kepala Terlindas Bus TransJakarta usai Turun, Begini Kronologi Tuti Alawiyah Tewas di Halte Kramat Sentiong
-
Tragis, Tuti Tewas Terlindas Bus, Kepalanya Terluka Parah
-
Ngeri! Perempuan Paruh Baya Tewas Terlindas Bus Transjakarta Di Halte Kramat Sentiong, Videonya Viral
-
Aturan Pemisahan Tempat Duduk di Angkot Batal Diterapkan
-
Seorang Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlidas Bus Transjakarta di Jalan Danau Sunter Utara, Jenazah Dibawa ke RSCM
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut