Suara.com - Misi meluaskan sebaran daging kurban hingga pelosok negeri masih terus terjaga di Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa. Melalui semangat Tebar 999 Hewan Kurban di 1994, kini Dompet Dhuafa terus tumbuh menerima amanah kurban dari Shohibul Kurban, (Minggu 17/7/2022).
Selain peningkatan penghimpunan yang tercapai dari tahun ke tahun, pendistribusian daging kurban juga terus meluas. Tahun ini semangat berbagi berkah daging kurban juga meluas hingga mancanegara yang tengah dilanda konflik kemanusiaan maupun krisis pangan.
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti sejumlah hewan ternak di berbagai wilayah di Indonesia cukup menjadi kendala di awal. Namun hal tersebut tidak menyurutkan animo masyarakat Indonesia untuk berkurban. Lebih dari 29 ribu hewan kurban setara domba kambing didistribusikan ke seluruh Indonesia dan sebagian belahan dunia.
DD Farm Ronting mencatat, amanah pengelolaan hewan kurbannya terus meningkat. Pada 2019, DD Farm Ronting mengelola 10 ekor sapi. pada 2020 meningkat menjadi 30 ekor, dan 2021 ada 45 ekor sapi kurban.
Tahun ini, DD Farm Ronting dipercaya mendistribusikan 55 ekor sapi kurban dari para donatur ke sejumlah wilayah di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Manggarai Raya dan Kabupaten Manggarai Timur kepada 3.963 kepala keluarga penerima manfaat.
Penyempurnaan invovasi digital di sektor penghimpunan yang diharmonikan dengan digitalisasi pendistribusian hewan kurban menjadi langkah memaksimalkan momen THK kali ini. Jalinan kerjasama dengan mitra e-commerce, mobile banking, crowdfunding hingga fintech, juga menjadi kunci meluasnya berkah daging kurban dari donatur Dompet Dhuafa.
”Meningkatnya kepesertaan masyarakat menjadi penyemangat kami di kepanitiaan THK Dompet Dhuafa. Lebih dari 29 ribu hewan kurban setara domba kambing terdistribusi meluas di 30 provinsi, termasuk daerah yang belum pernah merasakan daging seperti Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dan 9 negara dengan kondisi krisis pangan dan konflik kemanusiaan. Pada pelaksanaan THK kali ini, kami perkuat percepatan inovasi teknologi digital yang diterapkan. Langkah penerapan teknologi digital tentunya memudahkan semua proses, sehingga rangkaian THK 1443H ini bisa lebih cepat selesai," ujar Dian Mulyadi, Ketua Pelaksana Program Tebar Hewan Kurban (THK) 1443H Dompet Dhuafa.
“Terus menguatnya kepercayaan publik kepada Dompet Dhuafa menjadi pemacu kami dalam menyelenggarakan dan meluaskan kerja-kerja kebaikan. Capaian yang baik dan tren positif di Tebar Hewan Kurban 1443H menjadi buktinya. Alhamdulillah masyarakat masih mengamanahkan banyak kurban melalui Dompet Dhuafa. Pertumbuhan penghimpunan THK Dompet Dhuafa juga menghasilkan dampak positif bagi peternak di segi pendapatan ekonomi, dan meluaskan sebaran berkah daging kurban. Tentu kami patut berterima kasih kepada para pekurban, donatur, mitra perusahaan, dan seluruh masyarakat yang masih terus mempercayakan donasi dan kurbannya melalui Dompet Dhuafa. Ini adalah sebuah penghargaan bagi kami untuk meluaskan berkah bagi para penerima manfaat di seluruh penjuru negeri,” ujar Etika Setiawanti, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Distribusikan Daging Kurban bagi Warga Dusun Merak lewat Jalur Laut
Berita Terkait
-
Hewan Kurban di PPU Meningkat Jika Dibandingkan Tahun Sebelumnya, Segini Jumlahnya
-
Terpopuler: Putri Delina Diduga Sindir Nathalie Holscher Beli Hewan Kurban, Roy Citayam Gantikan Posisi Hotman Paris
-
Heboh, Putri Delina Diduga Sindir Nathalie Holscher Koar-koar Beli Hewan Kurban, Netizen: Ternyata Punya Sifat Iri
-
Tebar Hewan Kurban, DD Farm Ronting Bagikan Daging kepada 3.963 Keluarga Penerima Manfaat di NTT
-
Viral Aksi Konyol Panitia Kurban Tiup Paru-paru Sapi Sampai Mengembang, Bak Terompet Sangkakala
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel