Suara.com - Tersebar di media sosial, video yang merekam aksi perkelahian yang diduga dilakukan oleh sekumpulan remaja di Denpasar, Bali.
Keributan antara para remaja tersebut terekam oleh kamera seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Video rekamannya kemudian diunggah oleh akun Instagram @bali.terkini pada Kamis (21/07/22).
Menurut keterangan pengunggah video, kejadian tersebut tepatnya berada di kawasan Sungai Taman Pancing, Denpasar, Bali.
"Beredar di media sosial, video keributan diduga antara remaja di kawasan Tukad Taman Pancing, Denpasar," keterangan pengunggah video.
Dalam video yang diunggah, tampak sekumpulan remaja yang terdiri dari pria dan wanita sedang berada di sebuah taman yang berlokasi di pinggir sungai.
Dua orang remaja wanita yang berada di kumpulan tersebut tampak terlibat perkelahian. Salah seorang remaja wanita bahkan terlihat jatuh terduduk saat perkelahian berlangsung.
Rambut dari wanita yang telah jatuh terduduk tesebut kemudian tampak ditarik dengan brutal oleh lawan.
Beberapa remaja yang berada di lokasi kejadian terlihat mencoba melerai dua orang remaja yang terlibat perkelahian. Namun ada beberapa remaja lain yang hanya ikut menyaksikan kejadian perkelahian tersebut.
Baca Juga: Viral Video Penjual Bawang Merah Mengamuk Setelah Ditawar Dengan Harga Murah Oleh Pedagang di Kota
Video yang merekam persitiwa keributan para remaja ini pun banjir beragam komentar dari warganet. Warganet menerka-nerka penyebab dua orang remaja yang berkelahi. Mereka mengungkapkan bahwa bisa saja para remaja tersebut berkelahi karena urusan laki-laki.
"Ayo rebutan apa ini?" tanya warganet.
"Rebutan sembako," ujar warganet.
"Rebutan laki-laki," kata warganet.
"Alah, paling juga rebutan cowok. Dikira cowok itu cuma satu ya di dunia? Sampai diributin segala. Haduh," terang warganet.
"Tidak berfikir orang tua di rumah banting tulang cari nafkah," tambah warganet.
Berita Terkait
-
Viral Video Penjual Bawang Merah Mengamuk Setelah Ditawar Dengan Harga Murah Oleh Pedagang di Kota
-
Jijik Banget! Aksi Wanita 'Kebelet' Santai BAB di Lantai Kafe, Pelanggan Lain sampai Tergelincir Kotorannya
-
Tinggal Satu Rumah, Wanita Dapatkan Perilaku Tidak Wajar dari Mertuanya, Netizen: Mending Pindah
-
Cadel dan Memiliki Keterbatasan Fisik, Mahasiswa Ini Kena Bully Dosen Saat Berbicara: Nggak Jelas, Bahasa Apa Itu?
-
Debatkan Soal Sopan Tidaknya Potong Kuku Saat Berada di Kendaraan Umum, Tuai Pro Kontra Warganet
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Video Viral Pegawai Ritel Dianiaya di Pasar Minggu, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
-
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Suara.com akan Gelar Seminar Nasional tentang Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice