Suara.com - Kiswah kain penutup Ka'bah diganti tepat pada malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah usai salat Isya di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (29/7/2022) malam Waktu Arab Saudi (WAS).
Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji (MCH), pekerja menaiki tangga hidrolik membuka satu per satu kain bertuliskan kaligrafi ayat Al Quran yang menghias kiswah di empat sisi Ka'bah.
Sejumlah pekerja lainnya yang berseragam gamis putih dengan rompi hitam berada di atas Ka'bah untuk melepas kain sutera hitam yang menutup Ka'bah.
Sementara itu, ribuan jamaah memadati Masjidil Haram, menyaksikan momen langka saat penggantian kiswah sambil tawaf mengelilingi Ka'bah.
Sebagian duduk di bagian pinggir area mataf atau area tawaf menyaksikan pelepasan kain kiswah.
Lebih dari sejam sejak usai salat Isya sekitar pukul 20.31 Waktu Arab Saudi (WAS), pekerja masih berupaya melepas bagian-bagian kiswah.
Biasanya, kiswah diganti setiap 9 Dzulhijjah saat jamaah haji menunaikan wukuf di Arafah. Tahun ini untuk kali pertama, penggantian kiswah dilakukan pada 1 Muharram atas perintah Raja Salman.
"Ini kali pertama penggantian dilakukan 1 Muharram, atas perintah Raja Salman. Selanjutnya penggantian akan terus dilakukan pada 1 Muharram," kata Asisten Wakil Sekretaris Majma' Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka'bah Al-Musyarrafah Ir Faris Al Mathrafi sebelumnya saat berkunjung ke tempat pembuatan kiswah.
Kiswah terbuat dari kain sutera berwarna hitam yang dihiasi kaligrafi dan Asmaul Husna yang disulam benang emas dan perak.
Baca Juga: Ini Alasan Indonesia Ogah Tiru Aturan Ketat Haji Malaysia
Pembuatan kiswah menghabiskan sebanyak 760 kg sutera dan 120 kg emas dan 100 kilogram perak dengan biaya sebesar 25 juta Riyal Saudi atau setara Rp 100 miliar yang dibuat selama 8-10 bulan oleh 220 teknisi dan seniman tenun.
Kiswah penutup Ka'bah berukuran 6,3 meter kali 3,3 meter. Di dalamnya tertera tulisan beberapa ayat Al Quran dan Asmaul Husna, dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang kotak, panjang dan lainnya.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Indonesia Ogah Tiru Aturan Ketat Haji Malaysia
-
Kata Dirjen PHU soal Opsi Penambahan Jatah Zamzam Menjadi 10 Liter
-
Layanan Haji 2022 dalam Angka: Konsumsi, Akomodasi, Transportasi hingga Masyair
-
Sisa 3 Kloter Jamaah Haji Asal Lampung yang Belum Pulang ke Tanah Air
-
Makan Nasi Kotak di Acara Syukuran Warga yang Pulang Ibadah Haji, 145 Warga Warga Sukabumi Keracunan
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Trump Tetapkan Tarif Baru 10 Persen Usai Kesepakatan RI-AS, Indonesia Rugi?
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Pasca OTT Bea Cukai, KPK Gandeng Inspektorat Kemenkeu Bahas Pencegahan Korupsi
-
Eks Pimpinan KPK Bingung Soal Dakwaan di Perkara Pertamina: Ini Apa Sih Esensinya?
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Impor Barang KW ke Dirjen Bea Cukai
-
Dinamika Kepemimpinan Kampus di Sulsel Uji Netralitas dan Independensi Akademik
-
Eks Jubir Tessa Mahardhika Sugiarto Resmi Dilantik Jadi Direktur Penyelidikan KPK