Suara.com - Setelah kembali dari kunjungan ke luar negeri, Presiden Joko Widodo mengundang para loyalisnya ke Istana Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu yang lalu.
Pertemuan itu, antara lain membicarakan mengenai resesi global yang tengah melanda banyak negara.
Ketua Umum Kornas-Jokowi, Abdul Havid Permana, menyampaikan saran kepada Presiden bahwa yang terpenting saat ini untuk mengantisipasi dampak resesi global, pemerintah hendaknya bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat bergotongroyong dalam mengatisipasi.
Salah satu solusi yang disampaikan Havid untuk mengantisipasi dampak resesi global yaitu dengan memaksimalkan corporate social responsibility BUMN yang lebih tepat sasaran dan terukur.
“Saya kira inilah salah satu solusi untuk mengatasi dampak atau ancaman resesi global dengan memperkuat ekonomi kerakyatan yaitu dengan memaksimalkan CSR BUMN tersebut untuk dan atau mengembangkan UMKM,” kata Havid, hari ini.
Havid mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir perlu memaksimalkan keterlibatan peran relawan.
“Menteri BUMN harus memaksimalkan lagi peran dan pelibatan relawan dalam menjalankan program CSR BUMN agar lebih tepat sasaran dan terukur,” kata Havid.
Menurut Havid apabila CSR sudah tepat sasaran dan terukur, hal itu dapat mengurangi angka terpaparnya radikalisme di masyarakat tingkat bawah. “Karena salah satu penyebab terpaparnya radikalisme karena persoalan ekonomi,” kata dia.
Loyalis Jokowi yang menghadiri undangan ke Istana Bogor, di antaranya Kornas-Jokowi, Seknas-Jokowi, Projo, Pospera, RPJB.
Baca Juga: Presiden Minta Relawan Jokowi 'Ojo Kesusu' Terlibat Dukung-Mendukung Capres 2024
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea CukaiBNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Kecelakaan Tragis di Koja: Nenek Penumpang Ojek Tewas Terlindas Trailer Usai Pulang Berobat
-
Asah Insting Tempur, TNI AL Gelar Simulasi Halau Serangan Udara di Perbatasan Tarakan
-
Modus Transaksi di Kamar Hotel Tanah Abang Terbongkar! Dua Pria Diciduk saat Edarkan 3 Kg Ganja
-
Menanti Keputusan April, Akankah Stadion JIS Jadi Lokasi Konser Megah BTS?
-
Buntut Kasus Undip, DPR Akan Evaluasi Total Permendikbudristek Soal Kekerasan
-
Analis Boni Hargens: Sinergi Polri dan Lembaga Negara Sukses Jaga Kondusivitas Ramadan