Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para loyalisnya di Istana Bogor sebagai hal yang biasa.
"Namanya relawan dan pertemuan-pertemuan seperti itu ada arisan, ada pertemuan relawan, biasa terjadi," kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Minggu (31/7/2022).
"Partai juga biasa bertemu dengan Pak Jokowi secara periodik, Ibu Mega juga sering bertemu jajaran menteri beliau. Ada forum arisan, di situ kan ada dialog-dialog. "
Pertemuan semacam itu selama bertujuan untuk kemajuan bangsa dan negara, kata Hasto, merupakan hal yang positif.
"Kalau itu dianggap manuver, hari ini juga manuver," kata Hasto.
Ketua Umum Kelompok Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas, yang juga diundang ke Istana Bogor mengatakan dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan pesan agar relawan tidak terlibat politik praktis dalam penentuan calon presiden.
"Beliau berpesan untuk relawan ojo kesusu. Beliau pertegas lagi untuk relawan tidak langsung terlibat politik praktis dulu soal capres (calon presiden),” kata Umbas dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/7/2022).
Jokowi meminta relawan untuk tetap solid membantu pemerintah.
"Intinya, Presiden tetap fokus untuk menjaga dan mencermati semua kondisi global yang berpeluang berdampak ke Indonesia," katanya.
Baca Juga: Bansos Terkubur di Depok, JNE Nilai Sudah Sesuai Prosedur
Dalam pertemuan, Jokowi juga menjelaskan kondisi ekonomi global, termasuk krisis pasca-perang Rusia dan Ukraina. Walau perekonomian Indonesia cukup bagus, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di dunia, Jokowi mengingatkan ancaman resesi.
Jokowi juga menceritakan pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Kamis (30/6/2022). "Pak Jokowi kaget dengan meja kecil yang disiapkan, karena membuat jarak dengan Putin begitu dekat," tuturnya.
Peristiwa itu menggambarkan bahwa Indonesia dihormati.
"Secara diplomasi internasional, pertemuan Pak Jokowi dengan Putin membuat Indonesia cukup diperhitungkan. Jadi, pertemuan Pak Jokowi dengan Putin dan sebelumnya Zelensky (Presiden Ukraina) ingin memastikan perang untuk berhenti. Kami optimistis ini didengar. Meski, progres bertahap."
Umbas menyatakan pertemuan antara Presiden dan relawan sebenarnya sudah lama diagendakan, tetapi baru-baru ini terleasisasi.
Berita Terkait
-
PDIP Larang Keras Kadernya Cari Untung dari Program MBG, Apa Alasannya?
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak