Suara.com - Polisi meringkus seorang emak-emak berinisial ES lantaran melakukan penipuam dan penggelepan bermodus dengan menjual minyak goreng dengan harga murah.
Kapolsek Kebon Jeruk, Konpol Slamet Riyadi mengatakan saat itu pelaku ES menawarkan harga minyak seharga Rp 20 ribu per liter, padahal harga minyak goreng di pasaran mencapai Rp 25 ribu perliter.
Korban yang tertarik dengan iming-iming harga murah, kemudian berbindong-bindong menyetorkan uang kepada pelaku.
Jumlahnya pun bervariatif, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 100 juta.
“Total kurang lebih transaksi ada Rp 2 Miliar lebih. Namun demikian di akhir ini ada dua belas korban yang melaporkan ke Polsek Kebon Jeruk ini total kerugian Rp 529 juta,” kata Slamet, di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (3/8/2022).
Dari tangan tersangka polisi menyita beberapa alat bukti berupa transaksi, mulai nota pemesanan hingga nomor rekening yang digunakan untuk mentransfer uang hasil kejahatan.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 378 Jo 372 dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Viral, Ratusan Kemasan Minyak Goreng Tumpah dan Mengapung di Tengah Laut
-
Malaysia Batasi Harga Minyak Goreng 5 Kg Sebesar Rp115.838,39
-
Viral Ibu-ibu Bergamis dan Hijab Besar Sikat Habis Minyak Goreng di Minimarket, Publik: Miris, Gamis Cuma Buat Operasi
-
Minyak Goreng Curah Masih Sulit Dicari di Palembang, Jika Ada Harganya Rp18.000 Per Kilogram
-
Ratusan Minyak Goreng Kemasan Tumpah Ruah ke Laut Jawa, Warganet Beri Komentar Pedas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan