Suara.com - Nama sosok Tri Fajar Firmansyah mendadak viral di Twitter dan jadi trending topic. Nama pria tersebut kini dicuit hingga 16.8 ribu kali oleh para warganet yang mengucapkan bela sungkawa usai ia dikabarkan meninggal dunia.
Lantas, siapa Tri Fajar Firmansyah yang ramai diperbincangkan di Twitter tersebut?
Korban kerusuhan antarsuporter di Jogja
Diketahui, sosok mendiang Tri Fajar Firmansyah adalah korban kerusuhan antarsuporter di Sleman, DIY beberapa pekan yang lalu. Pria yang akrab disapa Fajar itu meninggal pada Selasa (2/8/20220) sore setelah berada dalam kondisi koma.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang satu anggota keluarga kami. Semoga amal ibadah Tri Fajar Firmansyah diterima di sisi Allah, dan juga pihak keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Rest In Pride, brother," tulis akun Twitter @BTCY_PSS1976.
Ia mengalami kondisi koma usai menjadi korban kekerasan oleh oknum suporter lain yang berbasis di Yogyakarta saat menyusuri jalan untuk mencari suporter lawan dari daerah lain yang berbuat onar pada kala itu.
Nahasnya, Fajar menjadi korban salah sasaran lantaran dirinya bukan anggota dari suporter yang disasar oleh kelompok pelaku.
Pasalnya, Fajar diketahui merupakan penggemar klub sepak bola PSS Sleman yang berbasis di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keseharian sebagai seorang juru parkir
Baca Juga: 5 Fakta Tewasnya Tri Fajar Firmansyah, Juru Parkir Korban Rusuh Antarsuporter
Melalui laporan kepolisian setempat, sosok Fajar berprofesi sebagai seorang juru parkir yang bertugas di sebuah toko swalayan di daerah Babarsari, Sleman.
Saat kelompok pelaku menyusuri jalanan untuk mencari suporter lawan, Fajar menjadi korban salah sasaran dan dipukul di kepala menggunakan benda tumpul. Pukulan tersebut membuat Fajar mengalami kondisi kritis hingga dinyatakan koma.
"Korban adalah tukang parkir yang sedang bekerja, bukan suporter mana-mana," ungkap Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Ronny Prasadana
Tuai reaksi keras dari rekan-rekan sesama suporter
Jenazah Fajar dikebumikan pada Rabu (3/8/2022) siang di Caturtunggal, Depok, Sleman.
Kepergian tragis Fajar menuai reaksi keras dari rekan-rekan sesama suporter. Salah seorang dari mereka melalui akun @nocontextsleman menyayangkan insiden ini membuka luka lama dalam fenomena kekerasan antarsuporter.
Akun tersebut mengecam keras pelaku dan menuntut publik agar tidak memberikan pembelaan pada tindakan mereka.
"Tak perlu ada pembelaan, kalian tetap pembunuh di mata kami. Orang-orang tak waras hingga melakukan tindakan seperti itu. Bukan kejadian pertama, tak perlu playing victim. Rivalitas kalian hanya meninggalkan luka bagi kami," tulis akun tersebut.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Tewasnya Tri Fajar Firmansyah, Juru Parkir Korban Rusuh Antarsuporter
-
Tanggapi Kematian Tri Fajar Firmansyah, Bupati Sleman: Jangan Ada Sweeping, Serahkan Semua ke Polisi
-
Tri Fajar Firmansyah Tewas Dikeroyok Saat Ricuh Suporter, Keluarga Almarhum: Usut Tuntas dan Proses Seadil-adilnya
-
Kabar Duka! Satu Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia, Buntut Kericuhan di Yogyakarta
-
Mewaraskan Suporter Indonesia dari Budaya Barbar: Nyawa Lebih Mahal Dibanding Kebanggaan Semu
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara