Suara.com - Nama Gus Samsudin memang tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Gus Samsudin sendiri merupakan seorang pria yang berprofesi sebagai seorang guru agama sekaligus praktisi ilmu spiritual atau kebatinan.
Pada Youtubenya, Gus Samsudin mengklaim memiliki ilmu Kulhugeni. Ilmu tersebut merupakan kemampuan spiritual yang dimiliki Gus Samsudin untuk melakukan berbagai hal yang berada di luar nalar manusia.
Melalui konten Youtube yang ia unggah, Gus Samsudin kerap mempraktikan ilmu tersebut seperti menyembuhkan orang sakit, mengusir hantu, dan lain sebagainya.
Dalam hal ini, seorang warganet mengungkap tarif yang dipatok dalam pengobatan di padepokan Gus Smasudin.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @terangmedia, terlihat sebuah kwitansi berwarna kuning.
Kwitansi tersebut dijelaskan sebagai kwitansi biaya pengobatan di padepokan Gus Samsudin.
Di bawah kwitansi juga terlihat kartu penanganan khusus dari padepokan tersebut.
"Mungkin ada yang penasaran, berapa sih tarif/biaya berobat ke Gus Samsudin yang akhir-akhir ini viral setelah ditantang pembuktian oleh Pesulap Merah," tulis akun Instagram @terangmedia.
Baca Juga: Ternyata Izin Padepokan Gus Samsudin Praktik Pijat Tradisional
Pada kwitansi tersebut tertera bahwa biaya pengobatan dengan penanganan khusus menghabiskan uang sebesar Rp 10.000.000.
Kwitansi tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Gampang amat ya cari duit kayak gitu tipu-tipu," komentar warganet.
"Tarif mahal kwitansinya mbok yang modern dikit lah," imbuh warganet lain.
"Wih sekali berobat dan belum tentu sembuh tarif 10 juta," tambah lainnya.
"Kok orang percaya ya dan mau bayar mahal dengan iming-iming pak kyai, ustaz, gus, kalo saya sih mikir dulu lah buat kasih org mahal-mahal segitu, mendingan uang buat anak yatim piatu berkah," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?