Suara.com - Ketua Umum Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Andi Gani Nena Wea dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/8/2022). Menurutnya, banyak hal yang menjadi pembahasan keduanya termasuk persiapan Musyarawah Rakyat (Musra) yang digelar oleh sejumlah kelompok relawan pendukung Jokowi.
Andi mengaku baru dihubungi pada Minggu (7/8/2022) malam untuk menghadapi Jokowi. Selain membahas soal perkembangan politik global, keduanya juga membahas terkait penyelenggaraan Musra.
Andi menyebut kalau Musra itu digelar untuk mencari sosok yang pas menjadi presiden berikutnya.
"Karena kami sudah mengikuti pak Jokowi sejak dari Solo, Pilgub DKI 2012, Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Jadi kami ingin pengganti beliau adalah benar-benar sosok yang bisa melanjutkan legacy beliau, ada pekerjaan besar mengenai IKN dan mengenai beberapa keputusan politik yang harus dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Itu menjadi perhatian para relawan Jokowi," kata Andi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Andi memahami apabila ada pemikiran partai-partai politik yang merasa kalau Musra itu diendorse oleh Jokowi. Ia meminta kepada partai-partai politik untuk tidak berpikiran negatif terhadap Musra tersebut.
Sebab, menurutnya Musra itu menjadi ajang demokrasi biasa dari rakyat.
"Bukan hanya relawan saja yang hadir di bandung nanti pada tanggal 28 Agustus, seluruh elemen masyarakat hadir di situ ada nelayan ada buruh, kaum tani, ada keterwakilan perempuan di sana," jelasnya.
Kendati demikian, Andi tidak menampik kalau pihaknya sudah mengundang Jokowi untuk hadir pada acara Musra. Ia mengaku kalau Jokowi belum memberikan jawab terkait kesediaannya hadir pada acara Musra yang nantinya akan digelar perdana di Bandung, Jawa Barat pada akhir Agustus 2022.
"Preiden juga tidak mengendorse tetapi kami tadi tanyakan kehadiran beliau dan beliau belum menjawab kehadiran nanti tanggal 28 Agustus. Bisa hadir dan bisa tidak."
Baca Juga: Ngaku Heran Menkes Izinkan Anies Ganti RSUD jadi Rumah Sehat, Gilbert PDIP: Jernihkan Kerancuan Ini
Berita Terkait
-
Jan Ethes Cucu Jokowi Bercita-cita Jadi Presiden, Hafal Nama Presiden Rusia-China
-
Kuota Bagi 1.250 Masyarakat Umum yang Ikut Upacara HUT RI di Grahadi Penuh, Undangan Dikirim ke Alamat Masing-masing
-
Jan Ethes Mengaku Ingin Menjadi Presiden Seperti Jokowi, Warganet Ramai-ramai Mendoakan
-
Mendukung Prabowo Subianto Adalah Pilihan Paling Logis Bagi Jokowi Saat Ini
-
Roy Suryo Akhirnya Ditahan Terkait Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya