Suara.com - Jual beli antar saudara memang sering kali malah bisa menimbulkan konflik tersendiri. Hal ini seperti yang dirasakan oleh seorang pengirim cerita (sender) ke Twitter.
Caritanya tersebut diunggah di akun Instagram @seputartetangga.
Pada unggahan tersebut, seorang pengirim menyatakan bahwa dia dan keluarga menjual rumah ke saudaranya.
Sayangnya permasalahan datang saat sang saudara yang membeli rumah selalu marah-marah ketika ditagih cicilan. Tak hanya itu, bahkan uang DP baru masuk setelah beberapa bulan kemudian setelah ditagih.
"DP masuk setelah beberapa bulan kemudian kemudian kita menagih uang pelunasan tersebut yang telah dijanjikan, akan tetapi mereka malah marah dan meminta kami untuk bersabar," ungkap sender tersebut.
Setelah ditagih, bahkan saudara tersebut juga membatalkan pembelian rumah dan meminta DP kembali. Padahal rumah sudah ditempati beberapa waktu.
Terlebih lagi, saudara tersebut menyebarkan fitnah pada pemilik rumah ke para tetangga.
"Karena kita orangnya diam enggak pernah ngomong sana-sini, tentang hal rumah dari mulai mereka beli sampai enggak jadi mereka sendiri yang bilang ke orang-orang bahwa rumah sudah dibeli dan dibatalkan," tutupnya.
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Kemenkes Ungkap Strategi Bangkitkan Layanan Kesehatan Pasca Pandemi
"Buat pelajaran ya nder, ntar kalau masalah duit, walau sama sodara tetep harus ada hitam di atas putih," komentar warganet.
"Diem aja nder. Lebih tenang. Kalau ada yang tanya baru cerita. Kebenaran akan menemukan jalannya," imbuh warganet lain.
"Pentingnya ada perjanjian tertulis berikut pasal-pasalnya tentang waktu di atas materai," tambah lainnya.
"Urusan duit, jangan sama sodara deh. Bude gue ngutang ke emak bapak gue 20 tahun lalu, bilangnya udah bayar, padahal mah boro-boro," tulis warganet di kolom komentar.
"Makanya kalau beli rumah sistem nyicil gini, ada baiknya buat akta PPJB (perjanjian pengikatan jual beli) di notaris sih," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!