Suara.com - Kekinian, Gus Samsudin tengah ramai menjadi perbincangan publik. Hal tersebut salah satunya karena pendiri Padepokan Nur Dzat Sejati ini terlibat kisruh dengan seorang pria bernama Marcel Radhival atau yang dikenal dengan Pesulap Merah.
Setelah kisruhnya dengan Pesulap Merah yang tak kunjung reda, ia kembali sorotan publik. Kali ini karena video yang diunggah oleh Denny Sumargo.
Dalam video tersebut, Gus Samsudin tampak sedang unjuk kesaktian untuk menarik benda keramat yang ada di rumah Densu.
Video tersebut diunggah oleh suami dari Olivia Allan pada Kamis (11/08/22).
"Ada yang bisa jelaskan? Penarikan benda keramat di Podcast Curhat Bang!" tulis @sumargodenny dalam unggahannya.
Pada video yang diunggah, tampak Gus Samsudin yang saat itu mengenakan sorban hitam dan kaus hitam sedang berkeliling di rumah Denny Sumargo.
Ia tampak seperti mengeluarkan kesaktiannya untuk menerawang keberadaan benda keramat yang ada di rumah aktor berusia 40 tahun tersebut.
Setelah mengelilingi beberapa spot yang ada di rumah Densu, Gus Samsudin akhirnya menemukan sebuah benda kecil berbentuk seperti peluru di keran air yang berada di dekat kamar mandi.
Setelah menemukan benda tersebut, pemimpin padepokan tersebut kemudian memberikan benda tersebut kepada Densu.
Baca Juga: Video Viral Dukun Ritual Kirim Santet ke Pesulap Merah, Publik Ngakak Lihat Sertifikatnya
Denny terlihat tegang ketika menerima benda yang tampak aneh tersebut.
Video ini sontak saja menjadi sorotan dari warganet. Ribuan komentar membanjiri unggahan video ini.
"Wow horor banget," ujar warganet.
"Nggak nyangka gue," terang warganet.
"Saya akan percaya kalau dia bongkar lantai papan, terus ada bendanya," kata warganet.
"Densu kalah keren aktingnya," ungkap warganet.
"Yaelah model gini dikasih panggung," komentar lain warganet.
"Kenapa dikasih panggung sih," tambah yang lainnya.
Hingga saat ini, video unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 818 ribu kali.
Selain itu, video unggahan ini juga telah meraup sebanyak 42 ribu suka dari warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Video Viral Dukun Ritual Kirim Santet ke Pesulap Merah, Publik Ngakak Lihat Sertifikatnya
-
Pesulap Merah Dipolisikan Persatuan Dukun, Dianggap Bikin Rezeki Dukun Seret
-
Pesulap Merah Beri Penjelasan Ilmiah soal Muntah Benda-benda Aneh
-
Jenglot hingga Bulu Perindu 'Mainan' Dukun, Pesulap Merah Bongkar Pakai Penjelasan Logis
-
Sekarang Bongkar Jenglot, Pesulap Merah Sebut sebagai Action Figure dari Kelelawar
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara
-
Siapa Aipda Dianita Agustina? Polwan yang Terseret Skandal Koper Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro
-
ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'
-
Gus Falah Bongkar Standar Ganda Jokowi Soal UU KPK: Wujud 'Cuci Tangan'
-
BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Siaga 1620 Februari
-
Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama
-
DPRD DKI Dorong Penertiban Manusia Gerobak: Tidak Hanya Digusur, Tapi Diberi Pelatihan Agar Mandiri
-
Jokowi Mau UU KPK Kembali ke Versi Lama, Eks Penyidik: Publik Tak Butuh Gimick