Suara.com - Seorang karyawati berinisial RF yang bekerja di PT Kawan Lama Group mengalami dugaan pelecehan seksual oleh teman sekantornya sendiri. Suami korban, Richo Pramano mengatakan kalau dirinya belum membuat laporan terkait hal tersebut.
Kedatangannya ke Polres Metro Jakarta Barat hanya sekedar berkonsultasi terkait perkara yang tengah dihadapinya saat ini.
"Ini sifatnya konsultasi untuk membicarakan RTL, rencana tindak lanjutnya, ya, itu apa," kata Richo, saat ditemui di Mapolres Jakarta Barat, Senin (15/8/2022).
Saat ini, menurut Richo pihaknya masih terlalu dini untuk melaporkan korban dengan sangkaan pasal atas tindakan yang diperbuat oleh terduga pelaku.
Dalam perkara ini sendiri ada dua orang yang menjadi terduga pelaku pelecehan, keduanya merupakan pria berinisial SB dan DC.
"Itu masih terlalu cepat dan prematur lah karena permasalahannya masih kita ukur secara presisi ya,” ungkapnya.
Sebelum menuju ke Polres Metro Jakarta Barat, Richo juga mengatakan kalau ia bersama tim sudah mendatangi PT Kawan Lama Group untuk meminta agar surat pengunduran dirinya langsung disetujui tanpa harus melewati one month notice.
Selain itu, ia juga meminta agar pihak PT Kawan Lama Group menjatuhi sanksi kepada terduga pelaku dengan sanksi SP3 atau pemecatan.
"Tuntutan saya untuk memberikan pelajaran kepada terduga pelaku untuk dijatuhi hukuman seberat-beratnya, dipecat. Nah itu masih tahap audit perusahaan," ungkapnya.
Baca Juga: Sekolah di Bandar Lampung Diperbolehkan Gelar Upacara HUT ke-77 RI dengan Terapkan Prokes
Ramai diperbincangkan sebelumnya, di media sosial Twitter tentang dugaan pelecehan seorang karyawan PT Kawan Lama Group, RF mendapat pelecehan oleh teman sekantornya di grup Whatsapp.
Kejadian bermula saat RF menjadi model untuk sebuah produk kantornya. Saat RF tengah bersiap-siap dengan pakaian yang bakal digunakan untuk pemotretan, bagian punggungnya menjadi sasaran untuk difoto.
Dalam foto itu, terlihat sebagian pakaian dalam RF terlihat. Namun foto tersebut tidak digunakan untuk produk tersebut.
Bukan menghapus foto yang memperlihatkan sebagian pakaian dalam RF, pelaku malah membagikannya ke group kantor.
Dalam grup WA tersebut, dengan mudah malah melecehkan dengan kata-kata yang tidak pantas. Atas dasar itu, RP melaporkan kejadian itu kepada polisi.
Dalam foto tersebut, sebagian pakaian dalam RF terlihat. Namun foto tersebut tidak digunakan untuk produk tersebut.
Berita Terkait
-
Sekolah di Bandar Lampung Diperbolehkan Gelar Upacara HUT ke-77 RI dengan Terapkan Prokes
-
Spesifikasi Oppo Pad Air yang Segera Masuk Indonesia
-
Apakah Pengutil Sama dengan Kleptomania?
-
Istri RT Kaget Temukan Mayat Bayi Dalam Plastik di Gunung Batu Bogor
-
Sebelum Buat Laporan ke Polres Jakbar, Suami Dari Korban Pelecehan di Kantor Mengaku Tak Ada Mediasi dengan Pelaku
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing