Suara.com - Ramai di media sosial curhatan seorang anak menceritakan rencana ayahnya yang hendak membunuh kucing-kucing yang sering datang dan mengotori area rumahnya.
Curhatan tersebut dikirimkan melalui akun Twitter @SeputarTetangga pada Senin (15/08/22).
"Yang punya kucing dan merasa udah dikasih warning di grup WhatsApp kompleks. Mohon untuk sementara kucingnya jangan dilepas. Dikandangin aja dulu atau dikurung di rumah kalau nggak ada kandang," tulis pengirim cerita.
Di awal cerita, pengirim cuitan ini menerangkan bahwa di kompleks rumahnya banyak kucing. Entah itu kucing liar atau kucing peliharaan.
Keluarganya sebetulnya tidak memiliki permasalahan dengan para kucing tersebut.
Namun, karena kucing-kucing tersebut mulai mangacak-acak sampah, merusak jok sepeda motor, hingga buang kotoran di area rumahnya, membuat sang ayah marah besar.
"Papaku udah marah banget dan berniat buat memusnahkan semua kucing yang masuk halaman. Nggak pandang itu kucing peliharaan atau bukan. Karena udah diperingatkan sebelumnya ke grup kompleks," terangnya.
Di akhir cuitan, ia bertanya pendapat dari publik mengenai rencana ayahnya.
"Menurut teman-teman semua gimana? Kasihan sih kucingnya, tapi pernah dengar kalau kucing pernah buang kotoran di satu tempat bakal keulang lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Momen Hangat Orang Tua Datang ke Sidang Skripsi Anak, Reaksi Ayah Jadi Sorotan
Sontak saja cuitan ini menuai kecaman dari netizen. Netizen mengungkapkan bahwa masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengusir kucing-kucing yang masuk ke rumah pengirim cuitan.
"Hati-hati balasan dari kucing-kucing yang dimusnahkan itu lebih kejam. Bisa jadi menimpa keluargamu. Banyak yang kejadian kayak gitu. Membunuh sesuatu yang ada nyawanya dan mungkin saat dimusnahkan dia kesakitan dan berdoa. Aku aja ngeri ngebayanginnya. Tetanggaku suka gitu. Eh, mati nder," terang netizen.
"Emang kayak gitu bikin gerah ya. Tapi alangkah baiknya daripada dimusnahkan ada kok semprotan anti kucing yang nggak bahaya buat kucing atau siram air aja. Terus bilang jangan ke sini lagi nanti papa ku marah. Hati-hati ya kalau musnah-musnahin hewan," kata netizen.
"Menyalahi hukum dan jelas berdosa. Papamu salahnya double. Bisa kontak pihak berwenang seperti dinas tertentu yang mengurusi hewan liar atau komunitas pecinta kucing untuk bantu handle," ujar netizen.
"Karmanya bakal kena ke sekeluarga. Asli ya, mantan ketua RT komplek gue langsung kena skandal ngehamilin mahasiswi habis nyiksa kucing liar yang masuk ke rumahnya. Baik-baik aja bapaknya sender ke kucing," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Momen Hangat Orang Tua Datang ke Sidang Skripsi Anak, Reaksi Ayah Jadi Sorotan
-
Anak Pertama Kali Kerja di Restoran Cepat Saji, Kelakuan saat Menyerahkan Pesanan Bikin Ngakak
-
Kasus Pelecehan Seksual Ayah Taqy Malik Mandek, Marlina Malah Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik
-
Tes Kepribadian Lewat Gambar Kucing VS Hati: Ungkap Daya Tarik Terbesarmu
-
Ibu Terciduk Berpacaran dengan Pria Beristri, Anak Beri Pesan Menohok: Nggak Malu?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli