3. Kampung Adat Matalafang
Untuk berkunjung ke Kampung Adat Matalafang, kamu hanya perlu melakukan perjalanan sekitar 15 menit dari Bandar Udara Mali atau kurang lebih 30 menit dari Pusat Kota Kalabahi. Kampung Adat Matalafang wajib dikunjungi karena memiliki keunikan budaya yang masih dilestarikan sampai saat ini.
Di sini para wisatawan bisa mempelajari budaya Suku Abui. Selain itu, wisatawan juga bisa menyewa pakaian adat dan aksesori yang tersedia bila ingin mengabadikan momen di desa ini.
Meskipun kampung adat ini merupakan salah satu destinasi baru yang ada di Nusa Tenggara Timur, Kampung Adat Matalafang sudah berdiri sejak tahun 1940-an dan keseharian masyarakatnya beragam. Para pria berkebun atau berburu, sementara untuk kaum wanita melakukan aktivitas menenun.
4. Kampung Adat Bena
Kampung Adat Bena merupakan salah satu kampung adat yang sangat terkenal di Nusa Tenggara Timur sebab menyimpan nilai historis dan budaya yang kental. Kampung ini dijuluki sebagai kampung megalitik karena hampir di setiap sudutnya terdapat batu-batu yang menjadi tempat untuk melakukan upacara budaya yang berasal dari zaman megalitikum.
Selain itu, bila tertarik mengoleksi cendera mata khas Kampung Adat Bena, kamu tidak perlu susah-susah untuk mencari karena di depan setiap rumah warga sudah dipajang produk-produk ekonomi kreatif lokal seperti gelang, kalung, dan kain tenun. Kampung Adat Bena berjarak kurang lebih 30 menit dari Pusat Kota Bajawa atau 1 jam dari Bandar Udara Soa.
Sudah siap jelajahi kampung adat di Nusa Tenggara Timur? Pastikan kamu sudah vaksin booster dan tetap patuhi protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak agar aktivitas wisata tetap aman dan nyaman.
Informasi mengenai destinasi wisata dan inspirasi ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja juga bisa kamu dapatkan dengan cara follow akun Instagram @pesona.indonesia, Facebook @pesona.indonesia, Twitter @pesonaindonesia, TikTok: @pesonaindonesia, YouTube Pesona Indonesia, dan mengunjungi website www.indonesia.travel.
Baca Juga: Sandiaga: Seluruh Desa Wisata Wajib Buat Spot Perayaan HUT RI ke-77
Berita Terkait
-
Penataan Desa Wisata di Muaragembong, Pemkab Bekasi Pakai Dana Hibah APBD Jabar Sebesar Rp 4 Miliar
-
Desa Wisata Limbo Wolio Tawarkan Wisata Budaya dan Sejarah
-
Lewat Wisata Edukasi dan Buatan, Desa Wisata Dayun Riau Masuk 50 Besar ADWI 2022
-
5 Rumah Kampung Adat di Sumba, Kental dengan Peninggalan Tradisi Megalitikum
-
Sandiaga Uno Kunjungi Kampung Wisata Siak, Kenang Ayahnya Kerja di Blok CPP
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!