Suara.com - Ditetapkannya Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kini berimbas kepada anak-anak eks Kadiv Propam tersebut.
Adapun Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) sempat menerima laporan bahwa anak-anak Ferdy Sambo jadi korban bullying atau perundungan usai ayah dan ibunya dinyatakan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J yang tewas di kediaman sosok Perwira Tinggi Polri itu.
Berkat laporan itu, Ketua LPAI Seto Mulyadi alias Kak Seto akan memberikan perlindungan terhadap anak-anak Ferdy Sambo yang kini jadi bahan bullying gegara kasus hukum yang menimpa sang ayah.
Berikut fakta selengkapnya terkait rencana perlindungan anak Ferdy Sambo.
1. Anak Sambo dan Putri dapat perundungan langsung dan virtual
Akibat terseretnya Sambo dan Putri sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J, anak-anak kedua pasangan tersebut mengalami perundungan.
Bahkan anak Ferdy Sambo mengalami perundungan baik secara langsung maupun virtual.
"Beberapa putra dan putri dari FS ini dalam keadaan tertekan karena mendapatkan perundungan baik secara virtual maupun di beberapa tempat," kata Kak Seto selaku ketua LPAI di Bareskrim Polri, Selasa (23/8/2022).
2. Kak Seto menawarkan psikolog dan homeschooling
Baca Juga: Tumbalkan Bharada E yang Masih Muda, Ferdy Sambo Mengaku Bersalah dan Menyesal
Berkat laporan perundungan tersebut, Kak Seto akhirnya menawarkan perlindungan sekaligus bantuan tenaga kejiwaan dan memberikan pembelajaran informal atau homeschooling agar terlindung dari perundungan.
"Kalau diperlukan, kami juga punya tim psikolog dan tim pendidik. Jadi memang kalau anak terpaksa harus melakukan pendidikan secara informal karena takut perundungan ini terjadi saat ketemu teman-temannya kami juga siap," lanjut Kak Seto.
3. LPAI akan minta izin langsung ke Ferdy Sambo
Kak Seto juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera menyambangi Sambo di Mako Brimob untuk meminta izin terkait perlindungan tersebut.
"Kami akan meluncur ke Mako Brimob bertemu dengan ayah dari anak-anak ini, pertama untuk mendapatkan izin bertemu dengan putra putrinya. Itu yang nomor satu," terang Kak Seto
4. Komitmen Polri melindungi anak Sambo kini diharapkan
Berita Terkait
-
Tumbalkan Bharada E yang Masih Muda, Ferdy Sambo Mengaku Bersalah dan Menyesal
-
Komnas HAM Beberkan Fakta Baru, Ada Penghilangan Jejak Digital dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Tangis Ayah Brigadir J Pecah saat Terima Ijazah Almarhum Anaknya, Netizen Murka: Kejam Sekali Kau Sambo
-
Daftar Nama Lengkap 24 Anggota Polisi yang Dimutasi Imbas Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Kode 'Oke Komandan' Jadi Sinyal Anak Buah untuk Ikuti Arahan Ferdy Sambo Merekayasa Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana