T0tal 97 Personel Polisi Diperiksa
Terbaru, sepanjang penyelidikan kasus tewasnya Brigadir J ini, Kapolri menyebut total telah memeriksa 97 personel kepolisian. Di mana 35 di antaranya diduga melakukan pelanggaran etik dan profesi.
"Kami telah memeriksa 97 personel, 35 orang diduga melakukan pelanggaran kode etik profesi," ucap Kapolri.
Rincian 35 personel itu terdiri dari satu orang berpangkat Irjen Pol, 3 Brigjen, 6 Kombes, 7 AKBP, 4 Kompol, 5 AKP, 2 Iptu, 1 Ipda, 1 Brigadir, 2 Briptu dan 2 Bharada.
Dari 35 personel itu, kata Kapolri, 18 di antaranya sudah dikurung di tempat khusus, sementara yang lain dalam proses pemeriksaan.
Ferdy Sambo Ajukan Pengunduran Diri
Belum juga disidang secara etik, Irjen Ferdy Sambo disebut telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota kepolisian.
Hal ini dibenarkan Kapolri, bahwa Polri sudah menerima surat pengunduran diri Ferdy Sambo.
"Ada suratnya, tapi masih dihitung oleh tim sidang karena memang ada aturan-aturannya.... Apakah bisa diproses atau tidak," ujar Kapolri saat ditanya sejumlah wartawan di DPR.
Baca Juga: Kak Seto Dituduh Pansos Karena Perhatikan Anak-Anak Ferdy Sambo, Ini Tanggapannya
Hoaks Bungker Rp 900 Miliar Di Rumah Ferdy Sambo
Kapolri juga mengungkapkan sejumlah hasil penggeledahan dari tiga kediaman Ferdy Sambo. Di mana Kapolri menanggapi viral kabar bungker berisi Rp 900 miliar di rumah Ferdy Sambo adalah hoaks.
Foto, video dan narasi yang beredar itu sebenarnya adalah kasus temuan uang palsu di AS beberapa tahun lalu.
Kapolri mengungkapkan, hasil penggeledahan rumah Ferdy Sambo tim mendapati telepon genggam, pisau, kotak senjata hingga beberapa buku laporan m-banking.
"Karena pada saat kita melaksanakan penggeledahan di tiga rumah (Ferdy Sambo), yaitu Duren Tiga, Saguling, Bangka termasuk di Magelang, yang kita dapati saat itu handphone, kemudian pisau, kemudian kotak senjata, kemudian beberapa buku laporan m-banking, sehingga terkait dengan uang Rp 900 miliar tersebut kami nyatakan tidak ada," papar Kapolri.
Ferdy Sambo Bertemu Kapolri Usai Penembakan
Berita Terkait
-
Saat Mabuk, Ferdy Sambo Disebut Kerap Tembak-tembakan, Polwan Sampai Ketakutan
-
Janji Kapolri Jika Konsersium 303 Pimpinan Kaisar Sambo Terbukti: Pasti Saya Copot
-
Sidang Komisi Kode Etik Polri Ferdy Sambo Akan Dipimpin Komjen Pol Ahmad Dofiri
-
Ferdy Sambo Ternyata Suka Mabuk dan Asal Tembak Saat Introgasi di Ruang Kerjanya
-
Bukan Bunker Berisi Uang Gepokan, Penyidik Hanya Temukan Ini di Rumah Ferdy Sambo
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025