Suara.com - Irjen Ferdy Sambo kini tengah menghadiri Sidang Komisi Etik Profesi Polri (KEPP) yang digelar pada Kamis (25/8/2022) terkait dengan keterlibatannya dalam kasus Brigadir J.
Dalam sidang tersebut, tampak sang eks Kadiv Propam berseragam polisi lengkap menanti nasibnya dalam sidang yang diketuai oleh Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri dan beranggotakan Irwasum, Kadiv Propam, dan Gubernur PTIK.
Sambo tak seorang diri menghadap para jajaran anggota sidang tersebut. Sebab, sidang tersebut menghadirkan sejumlah 15 orang saksi, termasuk ada lima Perwira Polri.
Berikut adalah profil dari masing-masing Perwira Polri yang bersaksi dalam sidang kode etik Ferdy Sambo tersebut.
1. Brigjen Pol Hendra Kurniawan (eks Karopaminal)
Sosok Perwira Tinggi Polri bernama Hendra Kurniawan tersebut lahir di Bandung, 16 Maret 1974. Ia telah melalang buana di kepolisian dan menjabat berbagai posisi prestius di Polri, terutama pada divisi Propam.
Adapun Hendra sempat menjabat sebagai Kaden A Ro Paminal Divisi Propam Polri. Kariernya berlanjut dan melejit ketika dirinya menjabat sebagai Analisis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divisi Propam Polri.
Alumnus Akpol angkatan 1995 tersebut Kabagbinpam Ro Paminal Divisi Propam Polri. Akhirnya, Hendra berkesempatan menjabat Karo Paminal Divisi Propam sejak 16 November 2020 lalu.
2. Brigjen Pol. Benny Ali (eks Karoprovost)
Tak hanya Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang hadir sebagai saksi. Ia ditemani dengan eks Karoprovost, Brigjen Pol. Benny Ali.
Adapun Benny Ali lahir 27 September 1968 di Tanjung Karang, Enggal, Bandar Lampung, Lampung.
Sebelum menjabat Karoprovost, Benny Ali yang lulus Akpol tahun 1991 tersebut menjabat berbagai jabatan di bagian Lantas.
Ia menjabat sebagai Kapolres Tulang Bawang Polda Lampung (2009) dan kemudian berlanjut dengan Wadirlantas Polda Lampung (2010).
Ia kemudian menjabat Dirlantas Polda Bengkulu (2013) sebelum masuk ke Divisi Propam Polri.
Saat berada di Divisi Propam, Benny Ali menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri (2019) dan Kabag Yanduan Divpropam Polri (2020).
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Tulis Surat Permintaan Maaf ke Senior dan Rekan, Ini Isinya
-
Mengharukan, Surat Sambo untuk Rekan dan Seniornya di Polri yang Terdampak Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua
-
Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo untuk Sejawat Polri: Saya Siap-siap Menjalani Proses Hukum!
-
Ferdy Sambo Ajukan Pengunduran Diri sebagai Anggota Polri, Kompolnas: Lebih Tepat Dapat Dipecat
-
Komisi III DPR Minta Perhatian Khusus Untuk Anak Ferdy Sambo Karena Mereka Aset Bangsa, Publik: Apa Kabar Anak Jalanan?
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali