Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikenal sebagai partai baru yang didirikan akhir tahun 2014.
Pada laman resmi mereka, PSI mengklaim bahwa pihaknya merupakan partai baru yang tidak lagi tersandera dengan kepentingan politik lama.
PSI juga mengklaim harus dengan ide baru, gagasan baru, cara baru, orang baru, dan mesin baru.
Namun belakangan, pendekatan PSI dengan Partai Golkar menuai perhatian publik. Hal ini terlihat pada laman PSI yang mengaku sedang PDKT dengan Golkar.
Sudah menjadi rahasia umum jika Golkar menjadi partai lama yang berkuasa di era orde baru.
Dalam hal ini, Soleh Solihun seorang kmedian, aktor, dan jurnalis itu mengaku dibuat bingung dengan pendekatan yang PSI lakukan dengan Golkar di mana notabene adalah partai lama.
Komentar Soleh Solihun sendiri ia sampaikan melalui akun Twitternya pada Rabu (24/8/2022).
"Bro sis, saya jadi bingung," tulis Seoleh Solihun yang juga menampakkan tangakapan layar dari laman resmi PSI.
Cuitan Soleh Solihun tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Kamaruddin Blak-blakan Bongkar Sumber Kekayaan Ferdy Sambo, Ungkap Dugaan Mafia di Belakangnya
"Lha kok bingung, partai U-23 mah bebas," komentar seorang kader Partai Demokrat di retweet kutipan.
"Berat memang mempertahankan idealisme dan semangat perbaikan. Setidaknya kalian berani mencoba, sayangnya belum berhasil," tambah warganet lain.
"Idealisme dalam politik enggak menjual bro sis. Kemarin bilang saya benci tokoh politik ini dan itu, tetap aja kalau butuh suara akan menjual harga diri dan mengorbankan visi misi partai," imbuh lainnya.
"Ide baru, gagasan baru, cara baru, orang baru, mesin baru, dan orde baru," tulis warganet di kolom komentar.
"Ini sih merah plus kuning jadinya oranye dong," timpal Ainun Najib.
Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut telah disukai ribuan kali dengan ratusan retweet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Beri Penjelasan, Pasukan Perdamaian Gaza Pakai Helm Biru Tidak?
-
Lapak di Cakung Ludes Terbakar Jelang Sahur, 26 Jiwa Lolos dari Maut
-
Kasus Fraud Rp2,4 Triliun: Tiga Kantor Dana Syariah Indonesia di District 8 Disita Polisi
-
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF di Gaza, Komisi I DPR: Bukti Kepercayaan Dunia pada TNI
-
Lantik Direksi BPJS, Cak Imin Minta Jaminan Sosial Harus Bikin Rakyat Produktif dan Tak Jatuh Miskin
-
Anggaran Operasional BPJS Tembus Rp 5 T, Cak Imin Warning Soal Pemborosan
-
Surabaya Pertahankan Predikat SAKIP "AA", Konsisten di Puncak Akuntabilitas Nasional
-
Lingkaran Setan Parkir Liar Jakarta: Antara Keterbatasan Lahan dan 'Lahan' Mata Pencaharian
-
Skandal Safe House Bea Cukai, KPK Bongkar Modus Masif Penyimpanan Uang Suap Impor Barang KW
-
Muhaimin Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan 20262031