- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat melantik Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan periode 2026–2031.
- Prihati Pujiwaskito ditetapkan sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan dan Saiful Hidayat memimpin BPJS Ketenagakerjaan.
- Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 17 dan 18 Tahun 2026 mengenai pergantian jabatan penting tersebut.
Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026–2031.
Pelantikan tersebut merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan keanggotaan Dewan Pengawas serta Direksi kedua lembaga penyelenggara jaminan sosial tersebut.
Untuk periode baru ini, posisi Direktur Utama BPJS Kesehatan diamanahkan kepada Prihati Pujiwaskito. Sementara jabatan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan dipercayakan kepada Saiful Hidayat.
Prihati diketahui merupakan purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jenderal sekaligus dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi yang banyak berkarier di lingkungan kesehatan militer.
Adapun Saiful Hidayat sebelumnya menjabat sebagai Senior Principal Expert di PT Telkom Indonesia Tbk sebelum dipercaya memimpin BPJS Ketenagakerjaan.
Selain Direktur Utama, pemerintah juga menetapkan susunan lengkap direksi dan dewan pengawas kedua lembaga.
Adapun jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan 2026–2031 di antaranya: Saiful Hidayat, Ihsanuddin, Harjono Siswanto, Agung Nugroho, Trisna Sonjaya, Eko Purnomo, dan Bambang Joko Sutarto.
Sementara jajaran Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan: Dedi Hardianto, Swartoko, Sudarso, Abdurrahman Lahabato, Sumarjono Sarigih, Ujang Romli, dan Alif Noeriyanto Rahman.
Berikut jajaran Direksi BPJS Kesehatan 2026–2031: Prihati Pujiwaskito, Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, serta Sutopo Patria Jati.
Baca Juga: Lowongan Kerja BPJS Kesehatan untuk Semua Jurusan, Deadline 28 Februari
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan: Stevanus Adrianto Passat, Murti Utami, Rukijo, Paulus Agung, Sunarto, Afif Johan, dan Lula Kamal.
Pelantikan ini menandai pergantian kepemimpinan pada dua lembaga yang menjadi tulang punggung pelaksanaan jaminan sosial kesehatan dan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!