Suara.com - Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria angkat bicara perihal polisi tidur atau speed bump di Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara yang banyak memakan korban luka-luka dari pengendara sepeda motor.
Riza menuturkan pembangunan polisi tidur harus mengacu pada aturan dan ketentuan yang ada. Adapun aturan yang dimaksud yakni Permenhub Nomor 14 Tahun 2021 tentang alat atau perlengkapan pembatas kecepatan yang digunakan untuk memperlambat kecepatan kendaraan, terutama di badan jalan.
"Saya kira semua apa yang dilaksanakan Pemprov harus mengacu pada aturan dan ketentuan yang ada ya. Itu menjadi perhatian ya," ujar Riza di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (26/8/2022).
Polisi tidur tersebut dicat mirip zebra cross di Jalan Danau Sunter Selatan, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun kekinian polisi tidur tersebut telah dibongkar oleh petugas Bina Marga pada Kamis (25/8/2022) kemarin.
Sebelumnya polisi tidur atau speed bump di Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara yang banyak memakan korban luka-luka dari pengendara sepeda motor akhinya dibongkar oleh petugas Bina Marga, Kamis (25/8/2022) kemarin.
Kanit Laka Lantas Satuan Wilayah Jakarta Utara, Kompol Gusti Sunawa mengatakan, setelah melalui proses evaluasi, polisi tersebut terlalu tinggi.
“Setelah dievaluasi ternyata ketinggiannya agak sedikit tinggi, sehingga dilakukan perbaikan-perbaikan,” kata Gusti, saat dikonfirmasi, Jumat (26/8/2022).
Polisi tidur ini sempat viral di media sosial lantaran banyak memakan korban. Keberedaan polisi tidur tak kasat mata itu membuat kecelakaan beruntun karena banyak pengendara yang tertabrak dari belakang lantaran mengurangi kecepatan di lokasi polisi tidur itu.
Sebelumnya, viral video polisi tidur yang kerap menyebabkan kecelakaan di Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara.
Baca Juga: Viral Banyak Makan Korban Luka-luka, Polisi Tidur di Danau Sunter Akhirnya Dibongkar
Dalam rekaman video di akun Instagram @jakut.info, terlihat sebuah motor ditabrak dari belakang oleh motor lainnya, saat melintas di jalan tersebut.
"Hati-hati bagi pengendara sepeda motor atau mobil. Ada polisi tidur baru di Danau Sunter, seberang gereja. Dekat lampu merah jubile. Ngeri, banyak yang hampir celaka, stay safe,” tulis akun @jakut.info dikutip Suara.com, Kamis (25/8/2022).
Kecelakaan disebabkan para pengendara tidak mengetahui adanya polisi tidur disana. Kemudian kecepatan kendaraan yang melintas dijalan tersebut cukup kencang.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan, Harlem Simanjuntak mengatakan, bakal menempatkan petugas di sekitar lokasi untuk memperlambat lahu kendaraan yang melintas.
"Sambil menunggu komunikasi dengan pihak terkait untuk tindak lanjutnya, anggota saya tempatkan dilokasi untuk memperlambat laju kendaraan,” kata Harlem, saat dikonfirmasi, Kamis (25/8/2022).
Berita Terkait
-
Viral Banyak Makan Korban Luka-luka, Polisi Tidur di Danau Sunter Akhirnya Dibongkar
-
Viral di Medsos Polisi Tidur Baru Kerap Sebabkan Kecelakaan di Danau Sunter, Dishub Bakal Terjunkan Petugas
-
Geger Video Pengendara Motor Bergelimpangan di Jalan, Ternyata Akibat Polisi Tidur 'Tak Kasat Mata'
-
Viral Polisi Tidur Bikin Pemotor Berjatuhan, Sebabnya Diduga Efek Pengecatan Mirip Zebra Cross
-
Bahaya Lewati Polisi Tidur dengan Kecepatan Penuh, Pemilik Mobil Malah Ketiban Apes
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat