Suara.com - Lagu anak-anak umumnya adalah lagu-lagu edukatif yang memberikan sebuah pembelajaran tersendiri.
Namun belakangan beredar sebuah lagu anak-anak yang liriknya dianggap tak pantas untuk usia mereka.
Pasalnya beberapa kata dalam lagu tersebut terlihat terlalu terang-terangan dengan bahasa yang kasar.
Video klip lagu anak-anak tersebut beredar di berbagai media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @teraNgmedia.
Pada video yang diunggah oleh akun tersebut, tampak seorang anak perempuan yang tengah menyanyi. Di belakang anak tersebut muncul animasi yang menggambarkan lirik.
Lirik pada penggalan lagi tersebut berbunyi:
"Pak camat ketiban papan, matinya jam delapan,"
"Dikubur tahun depan, yang bergerak temannya setan".
Video tersebut sontak mengundang berbagai reaksi dari warganet.
Baca Juga: Salah Peluk Ayah Orang saat di Supermarket, Reaksi Bocah Ini Gemas Banget
Banyak warganet yang merasa resah dengan lagu tersebut terutama mereka yang memiliki anak kecil.
"Waduh masa anak-anak lagunya udah begini," komentar warganet.
"Ya Allah kirain cuma karangan anak-anak komplek ternyata beneran ada video klipnya ya," imbuh warganet.
"KPAI menangis lihat ini," tambah lainnya.
" Anak saya sampai hafal lagu ini haduh," tulis warganet di kolom komentar.
"Kayaknya ini lagu jaman dulu deh pas belum pada kenal hp," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Pesulap Merah Ogah Damai dengan Dukun, Alasan Dibaliknya Terungkap Dalam Video Viral Ini
-
Cara Remaja Ini Ikut Lomba Balap Karung Bikin Salfok, Warganet: Cerdas
-
Viral Pemuda Diputus Pacar Mewek sampai Tonjok Lantai, Netizen: Mending Nangisin Dosa-dosa ke Emak-Bapak Lo Tong
-
Remaja Ini Asyik Rebahan di Kamar Berserakan Sampah dan Puntung Rokok, Netizen: Definisi Berani Kotor Itu Baik
-
Waduh! Beredar Video Pria Dukung Ferdy Sambo: Dia Pahlawan Penegak Siri na Pacce, Menjaga Kehormatan Istrinya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?