Suara.com - Seorang siswa laki-laki berusia 12 tahun ditahan oleh polisi usai diduga melakukan penembakan pada siswa lain.
Pihak berwenang menyebutkan bahwa kejadian penembakan itu terjadi di sebuah sekolah di Oakland Timur, California, Amerika Serikat pada Senin (29/8/2022).
Melansir dari ABC News, polisi menyebutkan bahwa mulanya ada laporan terjadinya penembakan di Madison Park Academy di lingkungan Sobrante Park sekitar pukul 13:30 waktu setempat.
Polisi kemudian menemukan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dengan luka tembak. Sementara satu anak laki-laki lainnya melarikan diri namun langsung ditahan oleh polisi.
Siswa yang terluka dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil.
“Saya sedih ketika berpikir bahwa seorang anak sudah membawa senjata ke sekolah,” kata kata Kepala Polisi Oakland, LeRonne Armstrong pada konferensi pers.
“Tidak ada orangtua yang ingin mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah dan kemudian dikabari bahwa anaknya mengalami penembakan. Itu bisa jadi hal terburuk yang Anda dengar,” tambahnya.
Tidak jelas apakah anak berusia 12 tahun itu bersekolah di sekolah lokasi penembakan.
Akibat kejadian tersebut, sekolah tempat kejadian yakni Oakland Unified School District dievakuasi sementara siswa lain dipulangkan.
Pihak Oakland Unified School District sendiri belum memberikan pernyataan resmi kepada media.
Armstrong sebagai bagian penyidikan dari serentetan kekerasan senjata baru-baru ini di Oakland merasa prihatin. Dia mengatakan enam orang tewas dalam empat hari di seluruh kota tersebut.
“Saya khawatir masyarakat kita menjadi mati rasa dengan perilaku mengerikan ini,” kata Armstrong seperti yang dikutip dari New York Post.
“Menyedihkan ketika kekerasan senjata juga berdampak pada sekolah-sekolah kita,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok