Suara.com - Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendesak pemerintah melalui Kementerian Perhubungan meninjau ulang waktu operasional truk besar di jalan raya.
Permintaan Cak Imin tersebut merujuk insiden kecelakaan maut truk besar yang mengakibatkan banyak korban jiwa di Bekasi.
Menurut dia, jam operasional truk besar seharusnya dibatasi guna menghindari kejadian kecelakaan truk terulang. Ia mengusulkan jam opersional tersebut dari jam 22.00 sampai jam 05.00 saat aktivitas jalan sepi dari kegiatan warga.
"Jadi saya minta pemerintah, Kemenhub dan pihak terkait segera mengevaluasi jam operasional truk besar, terutama di kawasan padat," kata Muhaimin, Kamis (1/9/2022).
"Coba misalnya jam operasionalnya diatur malam, jam 10 malam sampai jam 5 pagi. Saya kira ini bisa dipertimbangkan, di samping pengecekan kondisi truk secara berkala," kata Muhaimin.
Kecelakaan truk di Bekasi, mengingatkan kembali pada kecelakaan-kecelakaan truk serupa yang belakangan terjadi dan memakan korban. Mulai dari kecelakaan truk di Balikpapan hingga di Cibubur.
Muhaimin mengatakan rangkaian kecelakaan truk yang kerap terjadi seharusnya menjadi peringatan atau warning.
"Ingatan kita tentu belum kering saat kecelakaan yang melibatkan truk besar di Balikpapan, lalu di Cibubur, ini kejadian lagi di Bekasi. Banyak nyawa nggak berdosa melayang lho. Ini tentu warning untuk kita semua, untuk pemerintah, pemilik truk dan para supir," kata Muhaimin.
Sementara itu terkait kecelakaan truk di Bekasi, Muhaimin menyatakan prihatin dan turut berbelasungkawa atas peristiwa kecelakaan.
"Sungguh sangat prihatin, kita turut berduka dengan kecelakaan yang merenggut nyawa warga, termasuk anak-anak SD. Kita doakan seluruh korban husnul khatimah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Kemenhub Minta Pemilik Truk Wajib Uji KIR, Berkaca dari Kecelakaan Maut Bekasi
-
Tragis, Kecelakaan Truk Memakan Tujuh Bocah SD Meninggal Dunia
-
Cerita Kakak Korban Kecelakaan Maut Bekasi, Mencari di Sejumlah Rumah Sakit dan Dapati Sang Adik Tak Bernyawa
-
Tragedi Pilu Truk Trailer Tabrak Tiang BTS Di Bekasi Tewaskan 10 Orang, Lini Masa Dipenuhi Ucapan Duka Cita
-
20 Meninggal Dunia, 4 Diantaranya Anak-anak, Bekasi Kota Rawan Kecelakaan?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK