Sukabumi.suara.com - Kecelakaan maut yang disebabkan karena truk trailer di Jalan Sultan Agung, Kranji, Kota Bekasi mengakibatkan 30 orang menjadi korban.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman dari 30 korban kecelakaan 20 orang di antaranya adalah siswa-siswi SD tersebut.
"Anak sekolahan ada 20 orang lebih yang menjadi korban. Dan yang sudah meninggal tadi anak sekolahnya ada tujuh," ujar Latif saat dikonfirmasi wartawan.
Lebih lanjut Latif menjelaskan, banyaknya korban dari siswa sekolah dasar ini disebabkan pada saat kecelakaan terjadi bertepatan dengan jam pulang sekolah. Mereka tengah menunggu jemputan.
Korban saat ini berada di RSUD Bekasi dan Rumah Sakit Ananda Bekasi. Sementara untuk penyebab, Latief mengatakan masih melakukan pendalaman.
Kombes Latif menyampaikan, hingga saat ini dugaan sementara peristiwa kecelakaan maut itu akibat truk kontainer bernopol N 8051 EA yang melaju ke arah Harapan Indah oleng.
Sehingga, truk tersebut tidak bisa mengendalikan kemudinya. "Untuk sementara yang kami lihat adalah letak persneling ada di gigi 3."
"Kami duga kecepatannya masih di atas 60 km per jam, ini masih kita duga," jelas dia.
Latif mengatakan, kecelakaan maut tersebut melibatkan truk kontainer, dua unit sepeda motor, dan satu unit mobil pick up.
Baca Juga: Heboh Pernyataan Poligami Bisa Jadi Solusi HIV/AIDS, Wagub Jabar: Saya Mohon Maaf
Berita Terkait
-
Viral Jalan di Depok Berlumpur, Pasha Ungu Ngamuk Hingga Marahi Kontraktor, Ini Tanggapan PLN
-
Sedih Banget! Udah Lapar, Bukannya Dapat Ayam Malah Dapat Lengkuas Krispi
-
Anak Resah Badan Selalu Dielus sampai Dititipi Unduh Video Porno, Ayah Tiri Minta untuk Tak Lapor: Cuma Gitu
-
Wanita Suapi sampai Jejalkan Makan ke Anak Secara Kasar Banjir Kecaman: Emak-emak Sakit!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Belajar Ikhlas di Taman Rusa USU: Ruang Pulang Saat Saya Berada di Titik Terendah
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Jangan Salah Beli! 4 HP yang Masih Worth It di Tengah Harga yang Naik
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya