Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) kembali meraih penghargaan Top Government Public Relations Award 2022. Penghargaan ini menandakan bahwa Kementan sukses menjalankan fungsi kehumasan.
Direktur GPR Institute, Ahmad Arief Munajad menjelaskan, ada tiga aspek yang dinilai untuk mendapatkan penghargaan tersebut, yakni digital awareness, digital media dan website, serta sosial media. Humas Kementan berhasil menjalankan Digital Public Relations dalam berkomunikasi, menjalin engagement dalam meningkatkan citra serta reputasi positif bagi institusinya di mata publik.
“Penghargaan Top GPR Award 2022 menjadi salah satu bukti keberhasilan Kementerian Pertanian, dalam menjaga kinerja dan meningkatkan prestasinya, melaksanakan implementasi keterbukaan informasi publik secara maksimal sepanjang kurun waktu satu tahun terakhir,” ujar Arief usai acara penyerahan penghargaan Top GPR Award dan GPR Conference 2022 secara virtual.
Berdasarkan hasil penilaian TOP GPR Index 2022, sepanjang setahun terakhir terdapat lebih dari 88 ribu ulasan Kementerian Pertanian di internet dan rata-rata 9.900 pengguna internet setiap bulannya mencari tentang Kementan di internet. Sementara di berbagai media online, terdapat lebih dari 47 ribu pemberitaan tentang Kementan sepanjang setahun terakhir, dan lebih dari 406 ribu netizen setiap bulannya mengunjungi halaman website resmi Kementan.
Selain Kementan, Top GPR Award juga diberikan kepada sejumlah Kementerian dan Lembaga serta pemerintah daerah. Tercatat Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian dan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Agama, dan Badan Pemeriksa Keuangan, menjadi deretan Kementerian dan Lembaga yang turut mendapat penghargaan TOP GPR tahun ini.
Arief berharap penghargaan ini dapat memicu kinerja kehumasan pemerintah dan mendorong peran strategis kehumasan dalam setiap kebijakan di ruang publik.
“Kegiatan Top GPR Award & GPR Conference 2022 ini tentunya dapat menjadi ajang munculnya semangat dan motivasi para insan GPR untuk mempertahankan kinerja dan meningkatkan kompetensi untuk kualitas terbaik praktik GPR di Indonesia,” harap Arief yang juga sebagai founder GPR Institute ini.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, dalam ucapannya pada acara penganugerahan mengatakan, perkembangan media digital yang sangat masif, mendorong Humas Kementan agar lebih kreatif dalam menentukan media penyebaran informasi. Sedangkan untuk memperkuat pelaksanaan komunikasi publik yang baik,Ia menekankan pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk terus memperkuat fungsi kehumasan hingga ke daerah.
“Ditengah tantangan pelaksanaan kehumasan pemerintah yang semakin berat, Humas harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan - kebiasaan baru yang serba digital, saya yakin Humas Kementan mampu berperan lebih kuat mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern,” kata Kuntoro.
Baca Juga: Edy Rahmayadi Beri Penghargaan Dua Paskibraka Nasional Asal Sumut, Nilainya Fantastis
Lebih lanjut dirinya mengapresiasi dan berharap agar penghargaan ini dapat memotivasi seluruh Humas di Kementan untuk tidak berhenti berinovasi dan berupaya memperkuat fungsi kehumasan dalam konteks pembangunan pertanian.
“Terimakasih atas penghargaan ini, kami harap penghargaan ini dapat memicu motivasi rekan - rekan Humas di Kementan untuk mengisi ruang ruang digital dengan interaksi dan ide kreatif yang lebih baik,” kata Kuntoro.
Berita Terkait
-
Sumedang Raih Penghargaan Terbaik Konvergensi Penurunan Stunting di Jawa Barat
-
OPPO Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari EISA
-
Muncul Kabar Penyidik Takut pada Ferdy Sambo, Kadiv Humas Polri Angkat Bicara
-
Disapa Jenderal, Mabes Polri Tegaskan Penyidik Tidak Takut Kepada Ferdy Sambo
-
Heboh Kabar Penyidik Polri Takut Ferdy Sambo, Kadiv Humas: Mereka Mau Pansos dan Terkenal!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing