Suara.com - Pasar Olilit yang berada di Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menjadi lokasi pertama yang dituju oleh Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi dalam kunjungan kerja ke Provinsi Maluku, Jumat (2/9/2022).
Ribuan warga tampak menyambut kedatangan Jokowi dan Iriana. Sebelum memasuki pasar, keduanya sempat menyapa, berfoto, membagikan kaos, buku, dan masker kepada warga.
"Pak Jokowi… Pak Jokowi," teriak warga. Presiden dan Ibu Iriana membalasnya dengan melambaikan tangan dan senyuman.
Saat memasuki pasar, Jokowi menyapa para pedagang pasar dan mengingatkan agar bantuan langsung tunai (BLT) yang diterima digunakan untuk menambah modal usaha.
"Untuk pedagang kaki lima, untuk pedagang-pedagang pasar yang kita harapkan dengan modal kerja yang lebih baik dan omset dagangannya meningkat," kata Jokowi.
Menanggapi antusiasnya warga menyambut Jokowi, Pj Bupati Kepulauan Tanimbar Daniel Indey menjelaskan bahwa Presiden Republik Indonesia terakhir mengunjungi Kepulauan Tanimbar adalah Presiden Soekarno pada tahun 1958.
“Tentunya masyarakat bergembira, senang, dan antusias menyambut Presiden Jokowi, mengingat kunjungan terakhir Presiden ke Tanimbar adalah Presiden Soekarno tahun 1958,” kata Daniel.
Dari Pasar Olilit, Jokowi dan Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju kantor pos. Namun karena banyaknya warga yang menyambut Jokowi, jarak 1,3 km ditempuh dalam waktu 30 menit.
Semenatra turut hadir mendampingi Jokowi dan Iriana, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Proyek Blok Masela Buntu, Jokowi Ingin Tambah Mitra Baru untuk Inpex Corporation
Tampak juga hadir Gubernur Maluku Murad Ismail beserta istri, Pangdam XVI Pattimura Mayor Jenderal TNI Ruruh Aris Setyawibawa, serta Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif.
Berita Terkait
-
Jokowi Masih Hitung-hitung Rencana Menaikkan Harga BBM Bersubsidi di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia
-
Potensi Produksi di Tanimbar Tak Masuk Strategis Pangan Nasional, Jokowi: Masih Bisa Diserap Lokal
-
Proyek Blok Masela Buntu, Jokowi Ingin Tambah Mitra Baru untuk Inpex Corporation
-
Hitung-hitungan soal Kenaikan Harga BBM Bakal Disetor ke Jokowi Hari Ini
-
Suara Relawan Jokowi Tempatkan Puan Dua Tingkat di Bawah Anies Baswedan Sebagai Capres 2024, Pengamat: Nantang Bu Mega?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah