Suara.com - Sejumlah isu akan dibahas dalam safari politik Ketua PDI Perjuangan Puan Maharani ke Partai Golkar dan Partai Gerindra dalam waktu dekat.
Puan, putri Megawati Soekarnoputri, disebut-sebut sedang disiapkan untuk maju ke pemilihan presiden dan wakil presiden 2024.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Puan akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk membahas perihal situasi perekonomian saat ini.
"Kalau dengan Pak Airlangga karena kapasitas beliau sebagai Ketua Umum Golkar, juga sebagai Menko Perekonomian," kata Hasto di sela Mukernas Baitul Muslimin Indonesia 2022 dalam keterangan tertulis, hari ini.
Puan akan berbicara seputar pertahanan saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat. Hal itu menurutnya karena kapasitas Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
"Terkait Pak Prabowo juga tak terlepas dari ruang lingkup beliau sebagai Menteri Pertahanan karena kita juga menghadapi pertarungan geopolitik," ujarnya.
Hasto menyatakan bahwa PDI Perjuangan melalui Puan berperan sebagai tamu ketika bersilaturahmi ke Partai Golkar dan Partai Gerindra. Ia menganalogikan bahwa PDIP ibarat mengetuk pintu rumah Partai Golkar maupun Partai Gerindra dan menunggu dibukakan oleh tuan rumah.
"Namun, segala rencana pertemuan itu disebut harus melihat situasi agar berjalan lancar. Situasi yang dimaksud, misalnya seperti kesesuaian hari dan cuaca," ucapnya.
Hasto juga menanggapi pertanyaan wartawan dengan ringan soal rencana Puan yang diagendakan akan berkuda bersama Prabowo di Hambalang, dan menyatakan dirinya menyetujui kegiatan tersebut.
Baca Juga: Dituding Pendukung Politik Prabowo, Kiky Saputri: Pagi-pagi Dibikin Ngakak
"Tentu (setuju), kan shio saya kuda," kata Hasto.
Safari politik Puan sebelumnya adalah ke Partai Nasional Demokrat.
Berita Terkait
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?