Suara.com - Master Limbad menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan di jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2022). Apakah Limbad ke PDIP karena tertarik masuk politik?
Limbad diterima langsung oleh Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Limbad mengenakan pakaian serba hitam.
"Saya merasa tersanjung dikunjungi master @limbadindonesia di kantor DPP PDI Perjuangan," ujar Djarot melalui akun instragram pribadinya @djarotsaifulhidayat.
Meski demikian, Djarot tidak menjelaskan secara rinci pertemuan tersebut.
Eks Wakil dan Gubernur Jakarta itu hanya menyebut diskusi kali ini dengan Limbad luar biasa.
"Banyak hal yang kami bahas. Apa itu? ada de, tentunya yang kami diskusikan itu untuk kemaslahatan bangsa dan negara," kata Djarot.
"Semoga ada kesempatan lagi untuk kita bersua ya master @limbadindonesia untuk berdiskusi. Terima kasih atas kunjungannya," Djarot menambahkan.
Sejumlah netizen di kolom komentar Djarot bahkan ada yang menayakan terkait komunikasi dalam berdiskusi tersebut. Diketahui master Limbat tidak pernah bicara ke publik secara langsung.
"Ngobrolnya gimana pak? Pake bahasa mulut atau bahasa kalbu pak," tulis @mwmega0102.
Baca Juga: Dikunjungi Puan Maharani, Prabowo Subianto Puji PDIP: Kami Punya Kesamaan Ideologi
Kemudian ada juga mereka yang menerka kemungkinan Limbat gabung ke partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu.
"Izin tanya pak, jika suatu saat nanti Limbad terjun ke dunia politik dan berdiri sebagai legislatif apakah akan bersuara untuk rakyat? Kan yang kita ketahuibersama Limbad tidak pernah bicara di layar kaca," tulis @alypho.
Berita Terkait
-
Jejak Karier Politik Suharso Monoarfa yang Kini Dicopot dari Ketua Umum PPP
-
Pedas! Harga BBM Naik, Rocky Gerung: Solusinya Percepat Perubahan Politik
-
Suharso Dipecat Dari Ketum PPP, Penggantinya Mardiono Anggota Wantimpres Joko Widodo
-
Jamu Puan Maharani di Hambalang, Prabowo Sebut Gerindra dan PDIP Punya Banyak Pandangan Ideologis yang Sama
-
Bertemu di Hambalang Bogor, Prabowo Subianto dan Puan Maharani Sepakat bangun Komunikasi Politik Terbuka
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar