Suara.com - Seorang penjual mie di Vietnam yang sempat viral karena memarodikan chef terkenal asal Turki, Nusret Gokce atau Salt Bae, ditangkap oleh pihak kepolisian atas tuduhan propaganda anti pemerintah.
Bui Tuan Lam (38) ditangkap oleh Kepolisian Vietnam pada Rabu (8/9) waktu setempat, ujar istrinya kepada BBC. Namun, beberapa jam kemudian pihak kepolisian kembali dengan surat perintah penggeledahan rumah.
Sang istri juga mengaku bahwa ia dan suaminya sudah memiliki firasat mengenai penangkapan ini karena pada November 2021, Lam juga sempat dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Polisi juga meminta Lam merahasiakan pemanggilan tersebut.
Tahun lalu, Lam menunggah video yang berisi parodi Salt Bae beberapa hari setelah Menteri Keamanan Publik Vietnam, Jenderal To Lam, dilaporkan berkunjung ke restoran milik Salt Bae di London yang terkenal menawarkan berbagai menu dengan harga sangat tinggi.
Polisi mengatakan otoritas terkait telah berulang kali memperingatkan Bui Tuan Lam agar tidak mengunggah konten yang menghina kehormatan dan reputasi pejabat negara.
Ia pun akhirnya ditangkap pada Rabu lalu karena dianggap melanggar Pasal 117 yang mengkriminalisasi produksi atau penyebaran informasi yang dianggap melawan pemerintahan.
Sebuah video sebelumnya menunjukkan Jenderal To Lam menikmati steak berlapis emas yang harganya disebut mencapai 1.725 dolar AS.
Video yang kini telah dihapus itu memicu kemarahan di Vietnam karena masih banyak warganya yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Harga steak tersebut juga jauh melampaui upah bulanan sang pejabat yang diperkirakan berkisar antara 600 hingga 800 dolar AS.
Menurut Wakil Direktur Human Rights Watch Divisi Asia, Phil Robertson, Bui Tuan Lam sudah lama diasosiasikan dengan advokasi demokrasi di Vietnam dalam satu dekade terakhir. Ia juga tidak diizinkan meninggalkan negara itu sejak 2014.
“Otoritas Vietnam secara rutin mendefinisikan komentar yang mereka tidak suka sebagai ‘propaganda anti pemerintah’, dan hal ini menjadikan Vietnam sebagai salah satu pemerintahan paling sensitif di wilayahnya dalam hal kritik publik,” ujar Robertson.
“Mockery [olok-olok atau ejekan] adalah bentuk ekspresi yang sah dan tidak seharusnya dianggap sebagai kejahatan,” ia menambahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 Tinggal Menghitung Hari, Shin Tae-yong Genjot Persiapan Timnas Indonesia U-19
-
Geger Mantan Miss Kecantikan Dituding Terlibat Jaringan Prostitusi Online, Siapa Dia?
-
Viral Pasangan Kekasih Melompat dari Atas Jembatan Setelah Bertengkar Hebat, Saksi Mata Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Kebakaran Tempat Karaoke, 32 Orang Meninggal
-
Miris! Vietnam Bungkam Palestina saat Timnas Indonesia U-19 Susah Payah Hadapi Tim Lokal Jelang Kualifikasi Piala Asia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana