Suara.com - World Population Review merilis daftat negara dengan utang terbanyak di dunia tahun 2022. Menariknya neraga yang dinyatakan memiliki utang terbanyak di belahan dunia ini didominasi oleh sejumlah negara maju. Bahkan beberapa di antaranya sempat dinyatakan pailit atau bangkrut lantaran mereka tidak mampu membayar cicilan serta bunga.
Peningkatan jumlah utang luar negeri salah satunya disebabkan perubahan nilai tukar mata uang suatu negara terhadap dollar AS dari tahun ke tahun. World Population Review telah merilis daftar negara dengan utang terbanyak di dunia di tahun 2022 berdasarkan rasio utang terhadap Produk Domestic Bruto (PDB).
World Population Review sendiri merupakan organisasi independen yang menyajikan data-data demografis dengan tujuan membuat data itu lebih mudah untuk diakses. Mereka setidaknya mencatat 10 negara dengan jumlah utang terbanyak dan beberapa di antaranya merupakan negara maju.
Lantas negera mana saja yang termasuk ke dalam daftar negara dangan utang terbanyak di dunia? Berikut ini beberapa negara yang dimaksud.
Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia
Melansir dari laman resminya, berikut ini daftar negara dengan utang terbanyak di dunia tahun 2022 berdasarkan jumlah rasio utang terhadap Produk Domestic Bruto (PDB).
1. Jepang
Jepang menjadi negara pertama yang memiliki utang luar negeri terbanyak di dunia. Berdasarkan data yang dirilis, Negeri Matahari Terbit dengan jumlah 127.185.332 populasi penduduk tercatat memiliki utang nasional hingga mencapai angka 234,18 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Total dari utang nasional Jepang ditaksir sebanyak 1.028 triliun yen atau setara dengan USD 9.087 triliun. Salah satu penyebab dari tngginya utang Jepang yaitu karena pasar saham Jepang mengalami penurunanyang tajam serta keputusan pemerintah Jepang agar menyelamatkan bank dan perusahaan asuransi dengan memberikan mereka kredit bunga rendah.
Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Pekerja,Indonesia Terus Dorong Peran G20
2. Yunani
Yunani menjadi negara kedua dengan utang terbanyak di dunia. Berdasarkan data, utang Yunani mencapai hingga 332,6 miliar euro atau sekitar USD379 miliar. Utang itu merupakan 174,15 persen dari jumlah total PDB Yunani. Pada 30 Juni 2015 lalu perekonomian negara Yunani memang sudah mengalami keterpurukan dan sempat dinyatakan bangkrut.
Beberapa penyebab permasalahan itu antara lain adalah krisis finansial global, reformasi ekonomi yang gagal dan terjadinya politik dinasti.
3. Portugal
Portugal memiliki utang nasional sebanyak 322 miliar euro atau setara USD264 miliar. Utang itu mencapai 119,46 persen dari total PDB. Negara Portugal mulai mengalami peningkatan jumlah utang berawal dari krisis keuangan yang terjadi pada tahun 2008–2009.
Krisis tersebut disebabkan karrna Portugal kurang berinvestasi dalam bidang infrastruktur, sehingga menyebabkan ekonominya mengalami kesulitan untuk dapat berkembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan