Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menjadi pemenang di ajang penghargaan internasional LACP Annual Report Award 2022. Dengan pencapaian ini, Telkom berhasil mengungguli perusahaan ternama di dunia seperti The Coca-Cola Company dan Abbott yang menduduki peringkat ke-2 dan ke-3. LACP Annual Report Award merupakan kompetisi prestisius yang diselenggarakan oleh badan independen League of American Communications Professionals LLC sejak 2001.
Lembaga independen ini tidak hanya menyelenggarakan LACP Annual Report Award 2022, namun juga berbagai kategori lainnya yang secara rutin diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perusahaan terkenal dari ragam industri di seluruh dunia, termasuk peserta dari Fortune Global 500 setiap tahunnya.
VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko mengatakan, penghargaan ini merupakan suatu pencapaian luar biasa sekaligus pengakuan dari internasional bagi Telkom atas kinerja satu tahun yang berhasil dirangkum menjadi sebuah annual report terbaik di antara ratusan laporan tahunan yang dimiliki berbagai perusahaan besar dunia.
“Hal ini tentunya akan menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi Telkom untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan dan menghadirkan inovasi dalam laporan tahunan selanjutnya agar dapat mempertahankan posisi peringkat 1 terbaik dunia,” ujar Andri.
League of American Communications Professionals melakukan penilaian terhadap ratusan perusahaan yang berpartispasi berdasarkan kejelasan pesan narasi laporan,pesan yang disampaikan kepada pemegang saham, aksesibilitas informasi, laporan keuangan, serta kreatifitas penyusunan dan desain annual report perusahaan.
Selain menjadi peringkat pertama pada kategori Annual Report, Telkom juga berhasil meraih penghargaan pada kategori lain, di antaranya Platinum Winner Award Worldwide, Best Report Financials Worldwide, Rank #1 Top 100 Report Worldwide, Rank #1 Top 80 Reports Asia Pacific, dan Rank #1 Top 20 Indonesian Report.
Berita Terkait
-
PSSI Anggap JIS Tak Layak untuk FIFA Matcday, Ferdinan Hutahaean: Ada Rencana Ganti Nama Jadi Stadion Intorelan Stadium?
-
Lion Air Kini Buka Penerbangan Langsung Balikpapan Denpasar PP
-
Peringati Hari Aksara Internasional, Kemendikbudristek Beri Penghargaan Pegiat Keaksaraan dan Literasi Masyarakat
-
Kemendikbudristek Dorong Transformasi Literasi Melalui Merdeka Belajar
-
Kinerja Baik, BNI Raih 4 Penghargaan Alpha Southeast Asia
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan