Suara.com - 11 September selalu menjadi hari peringatan salah satu peristiwa teror paling kelam di dunia, atau yang kerap disebut 9/11. Pada 11 September 2001, 19 militan yang terkait dengan kelompok ekstremis Al Qaeda membajak empat pesawat dan melakukan serangan bunuh diri di Amerika Serikat.
Dua dari pesawat diterbangkan dan ditabrakkan ke menara kembar World Trade Center (WTC) di New York City. Lalu pesawat ketiga menabrak Pentagon di Arlington, Virginia, tepat di luar Washington, D.C.
Kemudian pesawat keempat jatuh di sebuah lapangan di Shanksville, Pennsylvania. Hampir 3.000 orang tewas selama serangan teroris 9/11, di mana peristiwa ini memicu inisiatif besar AS untuk memerangi terorisme.
Menyadur dari History, berikut fakta dari peristiwa 9/11:
World Trade Center
Pada tanggal 11 September 2001 pukul 8.45 pada hari Selasa pagi yang cerah, sebuah American Airlines Boeing 767 yang memuat 20.000 galon bahan bakar jet menabrak menara utara World Trade Center di New York City.
Dampaknya meninggalkan lubang yang menganga dan terbakar di dekat lantai 80 gedung pencakar langit berlantai 110 itu. Serangan itu langsung membunuh ratusan orang dan menjebak ratusan lainnya di lantai yang lebih tinggi.
Saat evakuasi menara dan kembarannya sedang berlangsung, kamera televisi menyiarkan gambar langsung dari apa yang awalnya tampak seperti kecelakaan aneh.
Kemudian, 18 menit setelah pesawat pertama menabrak, Boeing 767 kedua—United Airlines Penerbangan 175—muncul dari langit, berbelok tajam ke arah World Trade Center dan membelah menara selatan di dekat lantai 60.
Baca Juga: Peringatan Tragedi 11 September, Museum 9/11 Amerika Ditutup
Tabrakan itu menyebabkan ledakan besar yang menghujani puing-puing yang terbakar di atas gedung-gedung di sekitarnya dan ke jalan-jalan di bawahnya. Segera menjadi jelas bahwa Amerika sedang diserang.
Para pembajak adalah teroris Islam dari Arab Saudi dan beberapa negara Arab lainnya. Dilaporkan dibiayai oleh organisasi teroris al Qaeda buronan Saudi Osama bin Laden.
Serangan itu diduga sebagai pembalasan atas dukungan Amerika terhadap Israel, keterlibatannya dalam Perang Teluk Persia dan kehadiran militernya yang berkelanjutan di Timur Tengah.
Beberapa teroris telah tinggal di Amerika Serikat selama lebih dari satu tahun dan telah mengambil pelajaran terbang di sekolah penerbangan komersial Amerika. Yang lain telah menyelinap ke negara itu pada bulan-bulan sebelum 11 September dan bertindak sebagai "otot" dalam operasi itu.
Dari Mana Pesawat Lepas landas?
Berita Terkait
-
Peringatan Tragedi 11 September, Museum 9/11 Amerika Ditutup
-
BREAKING NEWS! Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri Tewas
-
Viral Pangeran Charles Diklaim Dapat Donasi Rp18 Miliar dari Kerabat Osama bin Laden
-
WTC Hong Kong Kebakaran, 350 Orang Terperangkap di Atas Gedung
-
25 Gedung Tertinggi di Dunia Saat Ini, Burj Khalifa Setinggi 800 Meter Ada di Puncak
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim