Suara.com - Tradisi pernikahan di berbagai daerah memang beragam. Termasuk pernikahan di Madura satu ini, yang tradisi menghadiri pernikahannya sukses membuat publik ketar-ketir.
Bagaimana tidak? Pasalnya tamu tersebut membawa buket uang berukuran raksasa ketika menghadiri sebuah pernikahan. Bahkan tinggi buket itu sampai hampir menyentuh langit-langit gedung pernikahan.
Hal ini seperti yang terihat di video unggahan akun Instagram @infoviralonline. Video yang semula diunggah akun TikTok @Liika_munirr itu menunjukkan seorang pria yang berdiri di pelaminan dengan ditemani beberapa wanita yang memakai banyak perhiasan.
Bahkan tampak seorang tamu wanita itu mengenakan kalung emas berukuran besar di leher, sementara wanita yang lain memakai sederet gelang emas sampai nyaris memenuhi setengah lengannya.
Namun bukan cuma penampilan mewah mereka yang mencuri perhatian, publik dibuat salah fokus dengan buket uang yang mereka bawa. Apalagi yang tampak dibawa sang tamu pria karena ukuran buketnya sangat besar.
Bahkan saking besarnya, ujung buket uang itu sampai hampir menyentuh langit-langit gedung yang dihasi dengan dekorasi bunga putih. Buket yang sama juga sampai menutupi pengantin yang berada di pelaminan.
"Adat Madura, mohon maaf bukan niat ria' atau niat apapun, tapi ini adat madura kalo saudara hajatan memang seperti ini," tulis @likaa_munirr di kolom caption, dikutip Suara.com, Selasa (13/9/2022).
Semenrara para wanita yang memenai pria itu juga terlihat membawa buket dan selempang uang dalam jumlah tak kalah banyak.
Tampak uang bernominal Rp100.000 lah yang memenuhi buket, membuat publik semakin ramai berspekulasi soal berapa banyak uang yang dirangkai tersebut.
Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Undurkan Diri Usai Videonya Tak Hafal Pancasila Viral
Video ini jelas mencuri perhatian banyak warganet, termasuk mempertanyakan mengapa orang Madura seperti tidak pernah susah hingga bisa memberikan buket uang raksasa sebagai hadiah pernikahan.
"Tapi bagi yang mampu ya .. yang kurang mampu gak mungkin begitu juga kan ,, salam damai," komentar warganet.
"Di Madura ga ada orang susah kayanya," kata warganet.
"Mau jadi sodaranya... di butuh sodara lagi ga.. di jamin aku ga nyusahin kok," celetuk warganet.
"Iya kalo di Madura mantennya disawer sama sodara-sodaranya," imbuh warganet lain.
"Bukan adat, tapi lebih tepatnya bagi yang mampu," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Undurkan Diri Usai Videonya Tak Hafal Pancasila Viral
-
Gegara Tak Terima Ditarik Leasing, Ibu-ibu Rusak Sepeda Motor Sendiri, Publik: Bayar Bu Makanya
-
Begini Penjelasan Pemkot Soal Lurah yang Ada di Video Viral Seragam SMA Tempat Karaoke Bekasi
-
Viral Pria Onani dalam Angkot, Penumpang Sampai Takut Gemetaran
-
Viral Puan Maharani Rayakan Ultah di Sidang Paripurna, Anggota DPR: TIdak Langgar Kode Etik
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama