Suara.com - Akun Twitter Bjorka yang kini beralih jadi Bjorkanism beberapa waktu belakangan ini mencuri perhatian warganet karena aksinya membocorkan data pribadi sejumlah menteri di Indonesia.
Bjorka sendiri merupakan nama yang dipilih oleh sosok hacker misterius. Ia telah membocorkan data pribadi Menkominfo Johnny G Plate, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.
Pemerintah sendiri telah memblokir akun Twitternya. Namun nama Bjorkan tetap menjadi perhatian warganet dan menjadi trending topic nomor satu di Indonesia.
Hingga Senin pagi (12/9/2022) terpantau bahwa ada lebih dari 160 ribu cuitan di Twitter yang menyematkan nama Bjorka.
Sementara sehari sebelumnya, nama Bjorka juga menjadi trending topic dan telah diuitkan oleh warganet lebih dari 97 ribu kali.
Dari mana Bjorka berasal?
Setelah sukses membuat heboh jagad maya, publik mulai bertanya-tanya, siapakah Bjorka itu? Dari mana ia berasal?
Pegiat media sosial Denny Siregar ikut-ikutan menduga dari mana asal Bjorka. Hal itu ia lakukan setelah Bjorka menyebut namanya dalam salah satu cuitannya.
Cuitan Bjorka mengenai Denny Siregar itu muncul pada Minggu (11/9/2022). Dalam cuitannya, Bjorka menyebut Denny Siregar adalah orang yang menikmati uang pajak Indonesia, namun dalam waktu yang bersamaan juga membuat perpecahan di masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Data Pribadinya Dibongkar Hacker Bjorka, Anies Baswedan: Sayang NIK dan Nomor HP Salah!
"Hai Denny Siregar. Bagaimana rasanya sudah menggunakan uang pajak dari rakyat Indonesia tapi malah menggunakan internet untuk mempolarisasi orang?" cuit Bjorka melalui akun Twitter @Bjorkanism, Minggu (11/9/2022).
Cuitan itu kemudian ditanggapi oleh Denny Siregar. Ia mengaku bingung mengapa hacker Bjorka bisa mengenalnya. Ia menduga sosok di balik nama Bjorka tersebut adalah orang Indonesia.
"Ini apa gua yang terlalu terkenal sampe ke internasyinel atau dianya yang orang lokal?" cuit Denny curiga.
Kecurigaan kalau Bjorka adalah orang Indonesia juga muncul dari Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya. Meskipun dalam akun Twitternya yang telah diblokir pemerintah, Bjorka menyatakan aksinya adalah bentuk dedikasi kepada temannya yang berkebangsaan Indonesia di Polandia, Willy Aditya tetap yakin kalau Bjorka adalam warga Indonesia.
Menurut Willy, gaya bahasa yang digunakan Bjorka dalam setiap cuitannya sangat mirip dengan gaya bahasa orang Indonesia.
Ia juga mengatakan, jika sebenarnya aparat kepolisian tidak sulit menangkap sosok orang yang ada di balik nama Bjorka tersebut.
Berita Terkait
-
Data Pribadinya Dibongkar Hacker Bjorka, Anies Baswedan: Sayang NIK dan Nomor HP Salah!
-
Korban Hacker Bjorka, Cak Imin Desak Pemerintah Jangan Leha-leha: Ini Perang, Pasukan Harus Disiapkan!
-
Bjorka dan Aksi Hacktivisme yang Bikin Geger Dunia
-
Hacker Bjorka: Good Morning Sir Luhut Binsar Pandjaitan
-
Muhaimin Jadi Salah Satu Pejabat Korban Peretasan Data, Dia Diberondong Ratusan Pesan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya