Suara.com - Topan Muifa melanda wilayah China Timur hingga mengakibatkan sejumlah bandar udara internasional berhenti beroperasi sementara mulai Rabu (14/9/2022) malam hingga Kamis.
Mulai Rabu malam, dua bandara internasional di Shanghai, yaitu bandara Hongqiao dan Pudong telah berhenti beroperasi.
Pengumuman penutupan itu diumumkan oleh manajemen Bandara Internasional Sunan Shuofang di Wuxi, Provinsi Jiangsu. Penutupan dimulai pada Rabu pukul 18.00 hingga Kamis pukul 18.00 waktu setempat.
Pelayanan kapal di Danau Taihu, telaga air tawar terbesar ketiga di China juga dihentikan oleh Dinas Perhubungan di Kota Suzhou dan Kota Wuxi mulai Selasa (13/9/2022) pukul 17.00 waktu setempat.
Pusat Meteorologi Nasional China (NMC) melaporkan bahwa topan Muifa telah mendarat di Kota Zhoushan, Provinsi Zhejiang, Rabu pukul 20.30 waktu setempat.
Topan ke-12 yang melanda China sepanjang 2022 ini bergerak dari arah timur di Teluk Hangzhou menuju barat daya dan mendarat di Kota Pinghu, Provinsi Zhejiang, dan Pudong, Shanghai. Kecepatan angin mencapai 150 kilometer per jam.
Status tanggap darurat tingkat I sudah dicanangkan sejak Selasa lalu di Kota Ningbo, Zhejiang. Pemberlakuan hasil tes PCR 72 jam yang ditetapkan sejak 7 September hingga tanggap darurat topan dan banjir dicabut.
Di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang, menetapkan tanggap darurat level II sejak Selasa yang diikuti oleh kebijakan otoritas pendidikan setempat menutup sekolah pada Rabu dan Kamis untuk menjaga keselamatan jiwa guru dan murid.
Sepekan sebelumnya, kawasan pesisir timur China juga diterjang topan Hinnamnor yang memaksa otoritas setempat menutup pelabuhan-pelabuhan tempat bersandarnya kapal-kapal niaga. [ANTARA]
Baca Juga: Angkatan Laut Rusia dan China Adakan Patroli Gabungan di Samudra Pasifik
Berita Terkait
-
Angkatan Laut Rusia dan China Adakan Patroli Gabungan di Samudra Pasifik
-
4 Warga Negara China Ditangkap di Gorontalo, Jadi Tersangka Penambangan Ilegal Batu Hitam
-
AirAsia kembali Beroperasi di Terminal 4 Bandara Changi Singapura
-
Bandara Ngurah Rai Bali Dijaga Ketat Jelang KTT G20
-
Wanita di China Dituntut Orang Tua karena Tolak Beli Apartemen untuk Adik
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?