Suara.com - Seorang wanita di China dituntut oleh kedua orang tuanya setelah ia menolak membeli unit apartemen untuk adik laki-lakinya.
Seperti diberitakan oleh South China Morning Post, seorang wanita dari Guangzhou dengan nama keluarga Zhang (29) dituntut membayar biaya “maintenance” sebesar 72.000 dolar AS (lebih dari Rp 1 miliar) oleh orang tua kandungnya.
Sejak usia dua tahun, orang tua Zhang meninggalkan dan menitipkannya untuk diasuh oleh saudara perempuan ayahnya.
Hubungan Zhang dan orang tua kandunganya selama ini tidak dekat, dan Zhang menganggap keluarga bibinya sebagai keluarga biologisnya.
Namun, baru-baru ini, orang tua Zhang kembali muncul setelah ia membeli sebuah unit apartemen untuk saudara sepupu yang tinggal dengannya sejak kecil.
Mereka menuntutnya untuk turut membeli unit apartemen untuk adik laki-laki kandungnya yang selama ini diasuh dan dibesarkan oleh sang orang tua kandung.
Ketika Zhang menolak, orang tuanya mengajukan gugatan hukum, dan pengadilan menuntut Zhang membayar 72.000 dolar AS untuk “parental maintenance” atau biaya hidup orang tua.
Pengadilan mengatakan Zhang tidak wajib membeli properti untuk saudara kandungnya yang sudah dewasa, tapi ia harus membayar biaya hidup yang jumlahnya akan dinegosiasikan dengan kedua orang tuanya.
Keputusan ini berdasarkan undang-undang hukum perdata di China yang mewajibkan anak yang sudah dewasa untuk menyokong orang tua mereka. Peraturan ini juga tetap berlaku walau terjadi pengabaian yang dilakukan orang tua.
Putusan tersebut ramai dibicarakan warga China yang sebagian besar mengkritisi orang tua kandung Zhang.
Berita Terkait
-
Ketimbang Hanya Fokus ke China, Australia Pilih Ibu Muslim Sebagai Target Ekspor
-
Arogan! Kapal China Adang Nelayan Natuna dari Perairan Indonesia, Kapal Asing Malah Bebas Curi Ikan
-
Buah Genit Penghilang Stres, Kesemek!
-
Presiden China ke Luar Negeri Pertama Kalinya Sejak Pandemi
-
Putin dan Xi Jinping akan Bahas Perang Ukraina saat Bertemu di Uzbekistan Pekan Ini
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?
-
Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru
-
Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
-
Viral Guru SD 30 Tahun Mengabdi Dilaporkan ke Polisi Usai Menegur Murid, Keluarga Minta Dukungan