Suara.com - Maskapai AirAsia kembali beroperasi di Terminal 4 (T4) Bandara Changi Singapura setelah dua tahun berhenti akibat pandemi COVID-19 dan sepinya penumpang.
Perusahaan induk dari maskapai-maskapai afiliasi yang berada di bawah Capital A, AirAsia Aviation Group Limited (AAAGL) mendaratkan pesawat pertama AirAsia di T4, Kamis (15/9/2022) ini dengan nomor penerbangan AK703, menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330 dengan tingkat keterisian penuh 100 persen.
CEO Capital A Tony Fernandes menyampaikan antusiasme AirAsia dapat kembali terbang ke Terminal 4 dan memberikan pelayanan kepada pelanggan di Singapura sebagai hub terbesar ketiga AirAsia.
"Kami memulai dari hanya dua penerbangan per hari di Singapura pada tahun 2008, lalu kami meningkatkan layanan secara signifikan menjadi 281 penerbangan per minggu saat pra-pandemi untuk memenuhi tingginya permintaan perjalanan dengan harga terjangkau di kawasan ini," kata Tony.
Ia menyebut, AirAsia menyumbang lebih dari seperdelapan dari total jumlah penumpang di Bandara Changi sebelum pandemi, di mana AirAsia berkontribusi sebanyak 51 persen dari kapasitas kursi penerbangan yang beroperasi di T4.
Tahun 2019 silam, AirAsia telah menerbangkan 4,5 juta penumpang dan mengoperasikan 12 pesawat ke/dari Singapura.
AirAsia juga akan membuka peluang untuk menambah lebih banyak penerbangan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Menurut dia, perpindahan ini akan memungkinkan AirAsia untuk memulihkan frekuensi operasionalnya kembali seperti sebelum pandemi dalam waktu dekat.
"Kami optimis dapat mencapai target pemulihan jumlah penumpang seperti halnya sebelum pandemi, dan kami memperkirakan pertumbuhan yang berkelanjutan juga akan terjadi pada operasi kargo dan logistik kami di wilayah ini," ujarnya, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Bisa Saingi Singapura, Indonesia Berpotensi Tambah 5 Perusahaan Unicorn Terbaru
Ia menambahkan, penerbangan menuju dan dari Singapura saat ini dioperasikan oleh empat maskapai dalam grup AirAsia yaitu AirAsia Malaysia (AK), AirAsia Indonesia (QZ), AirAsia Thailand (FD) dan AirAsia Filipina (Z2), yang mengoperasikan total 168 penerbangan setiap minggu, menghubungkan Singapura ke 12
destinasi di seluruh Asia Tenggara.
Berdasarkan frekuensi mingguan, tingkat operasional AirAsia di T4 Bandara Changi saat ini berada di sekitar 60 persen dibandingkan sebelum pandemi, dan rencananya akan terus dioptimalkan.
"Hingga akhir tahun ini saya berharap dapat mencapai hingga 100 persen, dengan penambahan jumlah penerbangan dan penggunaan lebih banyak armada berbadan lebar A330," katanya.
Berita Terkait
-
Ratusan Peserta Balap Sepeda Internasional Tour De Bintan Sudah Daftar, Catat Tanggal Event-nya
-
Tak Bisa Bahasa Inggris, Bocah Sekolah Ditelanjangi hingga Dianiaya Teman-temannya
-
Jelang Jabatan Gubernur Lengser, Anies Dapat Penghargaan dari Pemerintah Singapura
-
Singapura Diusulkan Pakai Sistem Empat Hari Kerja, Bagaimana dengan Indonesia?
-
Bisa Saingi Singapura, Indonesia Berpotensi Tambah 5 Perusahaan Unicorn Terbaru
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900
-
Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian
-
Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen
-
IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI
-
MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan
-
Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris
-
IHSG Bangkit di Tengah Ketidakpastian Global, Sucor Sekuritas: Peluang ke 6.700 Masih Terbuka
-
OJK Pastikan Operasional KoinP2P Tetap Berjalan, Akseleran Fokus Selesaikan Pendanaan Bermasalah
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar