Narji eks Cagur resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Setelah bergabung, ia meminta maaf kepada publik karena mendukung Jenderal Dudung Abdurachman mencopot baliho Habib Rizieq.
Hal itu rupanya membuat Eko beraksi dan memberikan pernyataan "menyengat". Ia meyakini PKS dikenal sebagai partai berbasis agama dan menjual agama untuk merebut hati pemilihnya. Bahkan, ia menyebut Najri sebagai hasil cuci otak PKS.
"Ini betul-betul pengalihan profesi luar biasa, jika dulu Narji jual kelucuan sekarang jual agama. Kenapa dia minta maaf? Karena merasa massa FPI itu adalah massa PKS, mereka takut kehilangan," kata Eko.
"Makanya Narji didorong untuk minta maaf. Saya membayangkan orang selucu Narji jadi norak kayak begini, ini kan luar biasa hasil cuci otak PKS," sambungnya.
Sindiran juga dialamatkan Eko Kuntadhi ke Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia sempat menyinggung jumlah baliho Puan Maharani yang dapat ditemui di berbagai daerah. Eko pun mengatakan masyarakat dikepung baliho Puan.
"Semua rakyat keluar rumah, padahal masih PPKM. Sementara saat ini, saat mereka keluar rumah, mereka akan dikepung oleh baliho Puan di mana-mana," ujarnya, dikutip Suara.com.
"Dalam suasana PPKM sekarang ini, muncul sebuah nasihat, di zaman ini mencari rezeki tidak semudah mencari baliho Puan," sindirnya.
Tak sampai di situ, sosok Ustaz Abdul Somad atau UAS juga pernah jadi sasaran Eko Kuntadhi. Eko Kuntadhi menyinggung UAS yang mengomentari masjid ditutup selama PPKM Darurat. UAS marah karena masjid ditutup selama PPKM.
"Orang ini cuma menang ganteng doang. Tapi omongannya payah," tulis Eko Kuntadhi dalam akun Instagramnya, Selasa (6/7/2021).
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Sindir Megawati dan Puan? AHY Minta Kader Demokrat Tidak Pura-Pura Menangis Dalam Memperjuangkan Rakyat
-
AHY Diduga Sindir Mega dan Puan: Demokrat Tidak Boleh Pura-Pura Menangis dalam Membantu Rakyat
-
Eko Kuntadhi Mending Tobat Deh, Ketua MUI Sampai Jengkel Nih Lho, Ngaku Darahnya Mendidih
-
Pendidikan dan Latar Belakang Ning Imaz yang Dihina Eko Kuntadhi
-
Ini Ayat Alquran Bahasan Ning Imaz yang Dicerca Eko Kuntadhi: Hidup kok Cuma Mimpi Selangkangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran